Close

DPRD Kota Payakumbuh Beri Waktu Berbenah 1 Tahun, Layanan PAM Tirta Sago Belum Memuaskan

PIMPIN RAPAT—Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh, H Maharnis Zul saat memimpin rapat kerja dengan PAM Tirta Sago.

SUKARNOHATTA, METRO–Ketua Komisi B DPRD Kota Payakumbuh, H.Ma­harnis Zul, memberikan tenggat waktu Satu tahun kepada Direktur Utama PAM Tirta Sago, Kota Pa­yakumbuh untuk membenahi layanan air bersih yang menjadi keluhan masyarakat Payakumbuh.

“Kita pertanyakan terkait keluhan masyarakat dan berbagai persoalan yang terjadi, seperti aliran air belum memuaskan, debit air belum memadai, kepatuhan pelanggan, pin­jaman uang kedinas kesehatan dan kolusi di PAM Tirta Sago. Untuk membenahi semua ini kita berikan waktu Satu tahun,” ungkap Maharnis Zul, di­dampingi anggota Komisi B, Edward DF, S.Sos, Opetnawati dan Ahmad Ridha, SH, Selasa (11/1) kepada wartawan usai rapat kerja di DPRD Kota Payakumbuh.

Maharnis Zul juga m­e­nyebut bahwa dari hasil rapat kerja dengan Direktur Utama, Direktur U­mum, Direktur Operasio­nal, Kabag Umum dan Keuangan dan Kabag Hu­bungan Langganan, PAM Tirta Sago, diketahui ma­sih ada beberapa masa­lah sehingga belum maksimal memberikan layanan kepada masyarakat terutama terkait ketersediaan air.

Disampaikan Maharnis Zul, soal kebutuhan air masyarakat Kota Payakumbuh 300 liter perdetik sementara yang tersedia saat ini baru separoh atau 150 liter perdetik. Kemudian masalah kebocoran pada pipa, banyaknya pipa aliran air rusak terutama yang ada di bawah jalan aspal. Untuk hal ini PAM Tirta Sago pada tahun 2022 ini akan mengganti 80 persen pipa terutama yang ada di bawah aspal.

Selain itu, terkait de­ngan pinjaman uang dari PAM Tirta Sago kepada Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh yang berbuntut hukum, dijelaskan Direktur Utama, sudah sesuai dengan prosedur dan aturan yang ada. Kemudian juga sudah di­kembalikan oleh Dinas Kesehatan. Namun, semua akibat hukum yang timbul, di luar tanggungjawab PAM Tirta Sago.

Juga ada pertanyaan anggota Komisi B terkait adanya informasi pe­nya­luran dana CSR kepada warna tertentu. “Ini juga dijawab oleh Direktur bahwa memang ada penyaluran CSR kepada kegiatan sosial dan keagamaan. CSR ini diambil 5 persen dari laba,” ucapnya.

Direktur Umum PAM Tirta Sago Kota Payakumbuh, Asrar Dt. Lelo Anso, usai rapat kerja kepada wartawan membenarkan ada berbagai persoalan yang tengah dihadapi PAM Tirta Sago terutama soal pelayanan air bersih kepada masyarakat yang belum maksimal.

Menurutnya, kondisi itu disebabkan jumlah ketersediaan air bersih baru saparuh yang terpenuhi dari jumlah kebutuhan sehingga pada titik titik tertentu hanya dapat dila­yani pada waktu malam, secara bergiliran. Kondisi ini di­sebabkan selain jaringan pipa yang sudah tua dan kebocoran, juga belum maksimal pemamfaatan WTP Batang Agam.

“Dalam rapat kerja yang kedua ini, DPRD mem­flow up hasil pertamuan sebelumnya. Dimana terkait kinerja PAM Tirta Sago, soal kebocoran dan air tidak keluar, dan langkah-langkah kita untuk mengatasinya. Maka tahun 2021 lalu kita sudah membangun jaringan retri­busi di Dua titik, di Rasuna Said dan Sungai Pinago,” ucapnya.

Untuk tahun 2022 ini PAM Tirta Sago akan me­lakukan kegiatan strategis optimalisasi WTP Batang Agam dimana saat ini baru 20 liter perdetik dari kafasitas 100 liter perdetik. Untuk memaksimalkan ini, PAM Tirta Sago akan membangun bendungan untuk ketersediaan air, kemudian membuat ko­long untuk menyaring air. Selain itu, pihaknya juga akan kembali meminta tambahan debit air kepada Batang Tabik.

Dt.Lelo Anso juga men­jawab terkait pinjaman dana 249 juta kepada Dinas Kesehatan, dimana sudah sesuai prosedur dan aturan yang ada. Kemudian dana itu juga su­dah dikembalikan oleh Dinas kesehatan. “Itu sudah dikembalikan, ha­nya Satu bulan lamanya, dan sesuai prosedur,” sebutnya.

Kemudian dia juga me­nyebut terkait penyerahan CSR yang disinyalir dimamfaatkan warna tertentu, dikatakannya, PAM Tirta Sago memang memberikan CSR untuk kegiatan sosial dan keagamaan. “Untuk kegoatan sosial dan keagamaan,” ucap­nya. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top