Menu

DPRD Kampar Kunker ke Bukittinggi, Sharing Informasi Pengawasan Perencanaan Pembangunan

  Dibaca : 788 kali
DPRD Kampar Kunker ke Bukittinggi, Sharing Informasi Pengawasan Perencanaan Pembangunan
FOTO BERSAMA— Anggota Komisi IV DPRD Kampar foto bersama dengan pimpinan DPRD Bukittinggi ketika melakukan sharing Informasi Pengawasan Perencanaan Pembangunan.

BUKITTINGGI, METRO
Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kampar melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke DPRD Bukittinggi, Kamis (4/2). Kunker yang diterima Pimpinan DPRD Bukittinggi bersama Kabag Risalah itu, terkait pengawasan perencanaan pembangunan Kota Bukittinggi tahun 2021.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kampar, Agus Chandra SIP menjelaskan, Kunker ke Bukittinggi ini diikuti sebanyak 11 anggota Dewan bersama 2 pendamping DPRD Kampar. Mereka datang ke DPRD Bukittinggi untuk bertukar pikiran sekaligus meminta informasi terkait pelaksanaan PP No 12/2017 tentang pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintah daerah.

Bukittinggi salah satu kota yang memang nyaman untuk dikunjungi. Kondisi geografis Bukittinggi dengan Kampar juga tidak jauh berbeda. Banyak ilmu dan informasi yang bisa didapat dari kota ini. Apalagi terkait pengawasan perencanaan pembangunan.

“Bukittinggi punya banyak dinamika dan memang segala sesuatu keputusan dari hasil pengawasan, diambil dari banyak kegiatan, diantaranya, RDP dan kunjungan ke lapangan,” jelas Agus.

Agus Chandra, menambahkan, apa yang didapat dari Bukittinggi ini, tentunya dapat menjadi masukan bagi Anggota DPRD Kabupaten Kampar. “Sehingga poin yang bisa diambil, tentunya dapat kami terapkan di Kabupaten Kampar,” ungkap Agus.

Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, Nur Hasra bersama Rusdy Nurman, didampingi, Kabag Persidangan dan Perundang-undangan, Antoni Samawil, mengapresiasi kunjungan dari Kabupaten Kampar le Bukittinggi. Tema kunker yang dibawa pun sangat menarik, bagaimana fungsi pengawasan dijalankan dengan maksimal.

“Kami di DPRD Bukittinggi, melaksanakan salah satu tugas dan fungsi selaku anggota dewan, yakninya pengawasan. Pengawasan yang dimaksud, tidak hanya dilakukan mulai dari perencanaan, hingga pelaksanaan bahkan setelah suatu kegiatan dilaksanakan,” ujar Nur Hasra.

Dikatakan. dari awal penganggaran, tentu dievaluasi apa yang telah dilakukan tahun anggaran sebelumnya. Kemudian hasil kerja itu, jadi landasan untuk melakukan pengawasan di tahun berikutnya.

“Kita lakukan pengawasan dari perencanaan, kita lakukan rapat dengan pendapat, jika ada persoalan di tengah jalan, kita juga mediasi dengan warga dan lakukan kunjungan lapangan. Jadi tidak hanya dapat laporan di kantor saja, tapi kita juga cek ke lapangan,” jelas Nur Hasra.

Dari pertemuan tersebut, juga dilakukan sharing informasi ringan terkait penganggaran dan beberapa hal terkait upaya peningkatan PAD di masing masing daerah. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional