Menu

DPRD Dukung Padang Tuan Rumah 3 Iven Nasional

  Dibaca : 396 kali
DPRD Dukung Padang Tuan Rumah 3 Iven Nasional

SAWAHAN, METRO – DPRD Padang mendukung diselenggarakannya tiga iven nasional yang dilaksanakan di Kota Padang pada 2020 nanti. Dukungan yang diberikan wakil rakyat seperti, dengan persetujuan anggaran untuk kegiatan yang diusulkan Pemko Padang ke legislatif di APBD 2020.

Tiga iven nasional yang diselenggarakan di Padang pada 2020 tersebut yaitu, Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA), Hari Keluarga Nasional (Harganas) dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Ketiga kegiatan tersebut, dilaksanakan diwaktu yang berdekatan, yaitu di pertengahan tahun 2020.

“DPRD mendorong untuk suksesnya iven nasional tersebut. Di APBD, kita mengakomodir semua yang menjadi dukungan demi suksesnya acara-acara tersebut dan sudah disahkan,” ujar Wakil Ketua DPRD Padang, Arnedi Yarmen.

Arnedi mengharapkan, dengan waktu yang ada, Pemko diminta bisa segera memulai kegiatan. Bila pada Januari 2020, semua kegiatan secara administrasi selesai, dan sudah bisa dilaksanakan.

Selanjutnya, dari proses pelaksanaan itu, diharapkan tidak mengabaikan standar yang telah disepakati antara Pemko dan DPRD. Kemudian, kegiatan pengerjaan ini bisa tuntas sebelum kegiatan nasional itu dilaksanakan. Sebab, pelaksanaan iven nasional itu bakal dilaksanakan di Juni 2020.

“Pemko diharapkan bisa menyelesaikan faktor-faktor pendukung dari pelaksanaan program nasional ini. Diantaranya, masalah akses, lokasi acara yang harus disiapkan dengan pembangunan fisik dan kesiapan-kesiapan warga,” tukas politisi dari PKS ini.

Sebelumnya, untuk diketahui kegiatan Penas KTNA, Padang tengah mengebut persiapannya. Sekretaris Dinas Pertanian Kota Padang Yoice memastikan, peserta Penas Tani yang sebelumnya diprediksi mencapai 50 ribu orang, dipastikan berkurang signifikan. Pengurangan ini diketahui, setelah panitia melakukan rapat kepanitiaan di Pekanbaru baru-baru ini.

Yoice menjelaskan, jumlah peserta yang hadir dari 34 provinsi pada Penas Tani 2020 sebanyak 30 ribu. Dengan begitu rumah warga yang telah diseleksi sebagai tempat menginap para peserta akan dikurangi.

Sebelumnya, kata Yoice, Dinas Pertanian telah melakukan seleksi terhadap 4.201 unit rumah masyarakat. Dengan terjadinya pengurangan ini, maka secara otomatis jumlah rumah yang dibutuhkan sebagai tempat menginap adalah sekitar 3.000 unit.

Artinya, ada 1.201 rumah warga yang sebelumnya telah diperiksa dan dinyatakan lulus seleksi tidak terpakai sebagai tempat menginap peserta Penas Tani.

Untuk itu, Dinas Pertanian melalui Penyuluh Petani Lapangan (PPL) akan menyeleksi lagi rumah rumah warga. Sehingga, nantinya didapatkan 3.000 unit rumah terbaik. Pemilihan dilakukan dengan perangkingan. Yang lulus adalah rumah bagus dan layak dengan berbagai parameter yang telah ditetapkan panitia.

“Jadi kita seleksi lagi nanti rumah warga tersebut. Karena kita hanya butuh 3.000 rumah,” kata Yoice.

Nanti, satu rumah maksimal 2 kamar yang boleh disewakan. Satu kamar memuat 5 orang. Masing-masing orang membayar sewa Rp125 ribu sehari. Artinya, satu malam tarif sewa kamar rumah sebesar Rp625 ribu per hari selama 10 hari. Fasilitas yang harus disediakan yakni, satu kamar memiki satu kamar mandi, sarapan pagi dan makan malam peserta. (uki)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional