Menu

DPRD akan Tinjau Kelengkapan Sapras

  Dibaca : 120 kali
DPRD akan Tinjau Kelengkapan Sapras

SAWAHAN, METRO
Jelang belajar tatap muka dimulai, Komisi IV DPRD Kota Padang akan meninjau sekolah-sekolah untuk melihat sarana dan prasarana (sapras) dalam penerapan protokol kesehatan. Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siry mengatakan, peninjauan ke lapangan tujuannya untuk memastikan, apakah lengkap atau tidak sapras protokol kesehatan di sekolah.

“Kita berencana akan datang ke beberapa sekolah. Waktunya kita jadwalkan dulu “ ujar kader Demokrat ini, Kamis (10/12).

Ia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan Komisi IV lainnya dan Dinas Pendidikan (Disdik) sebelum turun. Hal ini dimaksudkan agar bisa didampingi dan jika ada kekurangan di lapangan, bisa diketahui dan ditambah.

“Kita ingin turun bersama dan melihat apa yang telah dipasang pihak sekolah,” paparnya.

Azwar mengharapkan jangan sampai ada klaster baru Covid-19 muncul di sekolah tatap muka yang dimulai awal tahun. Kemudian, ia meminta guru dan tenaga pendidik untuk mengikuti tes swab. Sehingga bisa diketahui kondisinya sehat atau tidak dan mengurangi terpapar dari virus corona. “Jangan tak berpartisipasi dalam hal itu,” paparnya.

Sebelumnya, Habibul mengungkapkan, menjelang awal Januari nanti, Tim Satgas Covid-19 Kota Padang akan melakukan verifikasi ke sekolah-sekolah. Verifikasi ini dalam rangka untuk memastikan bahwasanya sekolah sudah siap melaksanakan PBM tatap muka.

Ia mengungkapkan, jika dalam verifikasi nantinya sekolah itu dinilai sudah siap untuk tatap maka akan terbitkan surat izinnya. Sebaliknya bagi sekolah yang belum siap, diberi kesempatan untuk mempersiapkan diri. Sehingga dengan demikian, PBM yang diselenggarakan itu diyakini aman dari penularan Covid-19 dan sekaligus PBM yang dilaksanakan itu berkualitas.

Selain itu, Habibul mengatakan, bahwa para guru yang akan mengajar para siswa di sekolah saat tatap muka wajib mengikuti tes swab. Tidak saja guru, tenaga kependidikan lainnya seperti pegawai perpustakaan, sekuriti dan seluruh orang yang bekerja di lingkungan sekolah juga wajib tes swab.

Sementara anak-anak terangnya, tidak wajib melakukan tes swab. Namun kalau ada yang sakit maka diizinkan untuk tidak belajar. Tak hanya itu, kafe yang berada di dalam lingkungan sekolah belum diizinkan untuk dibuka. Maka oleh karena itu, diminta kepada orang tua agar membekali anak-anaknya dari rumah. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional