Close

DPP IKBA Bung Hatta, Kukuhkan Kepengurusan 2021-2026

TERIMA PATAKA— Ketua DPP IKBA UBH Iman Satria menerima pataka alumni sebagai tanda dikukuhkan kepengurusan periode 2021-2026.

PADANG, METRO–Dewan pengurus pusat ikatan keluarga besar alumni (DPP IKBA) Universitas Bung Hatta (UBH) resmi melantik dan mengukuhkan kepengurusan DPP IKBA UBH periode 2021-2026, Jumat (22/10) di hotel Kyriad Bumi Minang, Pa­dang. Ketua panitia pelaksana Mukti Ali mengatakan, se­telah Mubes ke 7 yang telah dilakukan beberapa waktu yang lalu,  akhirnya terpilih Iman Satria sebagai ketua umum DPP IKBA UBH periode 2021-2026.

“Banyak halangan dan rintangan yang kita hadapi untuk pelaksanaan hari ini, tapi motivasi dari senior-senior kita tidak kukuh, karena kita terlahir dari universitas proklamator Bung Hatta,”katanya.

Dirinya tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi hingga terlaksa­nanya acara tersebut dengan sukses. “Termasuk dari BEM yang telah ikut berpartisipasi hingga acara ini berjalan khidmat

Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Besar Alumni Universitas Bung Hatta, Iman Satria mengatakan, pengukuhan pengurus ini tentunya menjadikan kesolidan sesama almamater. Sehingga memiliki program dalam kemajuan kampus.  “Diharapkan kekompakan dan banyak mendengar pada anggota maupun alumni apa kebutuhan mereka. Di samping itu, alumni memiliki peran strategis untuk kemajuan kampus,” kata Iman, Jumat (22/10).

Ia menyebutkan, para a­lum­ni akan bersinergi dengan pihak kampus. Salah satunya dari segi bagaimana mahasiswa cepat mendapatkan pekerjaan setelah wisuda.  “Ka­rena ukuran akreditasi kampus yaitu waktu tunggu, target tahun pertama itu mungkin satu tahun, enam bulan, tiga bulan atau satu bulan itu lebih baik. Jadi kita buat bagaimana membuat alumni manjadi zero pengangguran, seperti itu harapannya,” ujarnya.

“Ini perlu kerja sama, de­ngan kekuatan alumni yang sampai 60 ribu orang, saya kira sangat yakin (itu terwujud). Sekarang bagaimana membawa alumni yang besar ini peduli dengan almamaternya,” sambungnya.

Universitas Bung Hatta setidaknya dalam setahun menggelar dua kali wisuda dengan total wisudawan mencapai ribuan. Menurut Iman, peran alumni sangat penting dalam hal ini seperti memberikan pelatihan.  “Mereka kita latih bagaimana untuk menjadi seorang enterpreneur, kita latih bagaimana cara komunikasi, latih bagaimana memiliki skill yang dimiliki. Ini menjadi program utama kami. Makanya kita rangkul alumni untuk masuk sehingga kita memiliki kekuatan luar biasa,” jelasnya.

Iman mengungkapkan, kekompakan alumni dan de­ngan visi yang jelas tentunya akan berdampak besar. Tak hanya bagi universitas, namun juga masyarakat banyak dan daerah.  “Bagaimana alumni berbakti dengan nagari. Kekuatan seperti ini kita bangun. Begitupun alumni yang sudah lulus lama, ini perlu upgrade dengan lulusan luar negeri. Sehingga bisa bersaing dan bertahan,” tegasnya.

“Alumni harus menjadi agen perubahan, tentu harus memiliki visi ke depan dan bisa melihat peluang di sisi dunia kerja, perkembangan ekonomi seperti apa, isu so­sial dan politik. Jadi alumni tidak semacam pagayuban saja. Alumni harus adaptif, harus kreatif sehingga menjadi tertarik adek-adek mahasiswa yang lulus,” sambung­nya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UBH bidang Kemahasiswaan, kerjasama, dan A­lum­ni, Hidayat mengatakan, peran alumni sangat mempengaruhi kembang tumbuh perguruan tinggi,  “Hal ini dapat dilihat dari bagaimana masyarakat melihat seorang alumni menjadi tolok ukur masyarakat memilih PT yang akan di pilih,”katanya.

Ia mengharapkan alumni dapat memberikan kontribusi bagi almamater dengan mensuport, dan share pengalaman kepada mahasiswa yang ma­sih menjalani pendidikan baik di dunia kerja maupun lainnya. “Dibawah kepengurusan yang baru ini bisa dibangun secara bersama-sama. Sesama a­lum­ni dimanapun berada, ja­ga kebersamaan, kompak, dan lebih jaya lagi,”tutupnya. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top