Close

DPMPTSP Kota Padang Wujudkan Ekosistem Investasi dan Kemudahan Pelaku Usaha

Kepala DPMPTSP Kota Padang Corri Saidan.

LOLONG, METRO–Dinas Penanaman Mo­dal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Padang menggelar kegiatan Temu Usaha dan Kemitraan dengan Pelaku Usaha untuk Mewujudkan Ekosistem Investasi dan Kemudahan Berusaha di Kota Padang di Hotel Pangeran Beach, Rabu (17/11).

Kegiatan yang dibuka Wali Kota Padang diwakili Pj Sekda Arfian itu pun diketahui memiliki beberapa tujuan, diantaranya untuk memberikan informasi kepada para pelaku usaha di Kota Padang khususnya tentang menyikapi adanya regulasi yang baru tindak lanjut dari UU Cipta Kerja.

Selain itu juga dalam rangka menjelaskan beberapa Peraturan Pemerintah dengan pelaksanaannya yang berkaitan dengan kemudahan berusaha dan penggunaan aplikasi terbaru dalam berinvestasi yakni Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA).

“Melalui temu usaha ini kita ingin mendapatkan informasi dari pelaku usaha khususnya terkait perso­alan-persoalan yang mereka hadapi dalam berusaha atau berinvestasi di Kota Padang dewasa ini. Terutama sekali dalam penggunaan aplikasi OSS-RBA sebagai aplikasi yang baru, diyakini mendatangkan keluhan kepada pelaku usaha kita ketika mengurus perizinan,” jelas Arfian.

Sementara Kepala DPMPTSP Kota Padang Corri Saidan menambahkan, melalui kegiatan ini pihaknya juga ingin memberikan informasi berbagai peluang usaha yang ada di Kota Padang khususnya berkaitan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang masih mewabah. “Kita berharap, melalui kegiatan temu usaha ini dapat senantiasa terbangunnya kolaborasi dan sinergisitas antara Pemko Padang dengan para pelaku usaha, asosiasi/lembaga termasuk instansi vertikal dan OPD teknis,” ha­rapnya.

Selanjutnya ia juga berharap persoalan-persoa­lan berkaitan investasi dan kemudahan berusaha dapat dicarikan solusinya. Begitu juga ekosistem da­lam berinvestasi, diharapkan dapat terbangun dan tercipta dengan baik.

Dimana salah satu bentuk kemudahan berinves­tasi yang ada di Kota Padang adalah dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang No 11 Tahun 2009 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Berusaha.

“Maka itu dengan ada­nya Undang-undang Cipta Kerja, beberapa Perda Ko­ta Padang yang berkaitan dengan penanaman modal dan berinvestasi akan kita sesuaikan lagi. Sehingga kita betul-betul punya regulasi atau pun Perda yang bisa mewujudkan atau meningkatkan ekosistem investasi dan kemudahan berusaha yang semakin baik di Kota Padang.”

“Alhamdulillah untuk kondisi investasi, sesuai ditargetkan di tahun 2021 yaitu sebesar Rp1,2 triliun sampai dengan triwulan ketiga realisasinya sudah mencapai 88,38 persen. Kita tentu berharap, sampai akhir tahun nanti target investasi 100 persen bahkan lebih bisa kita capai,” sambungnya. (rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top