Close

DPD RI Bantu Kelompok Budidaya Ikan Family

SERAHKAN CENDERA MATA— Anggota DPD RI Komite II yang diketuai Yorrys Raweyai, menyerahkan cendera mata melalui Wali Kota Pariaman Genius Umar.

PARIAMAN, METRO–Anggota DPD RI Komite II yang diketuai Yorrys Raweyai, kemarin, me­nyalurkan bantuan dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan Dan Perikanan (KKP), kepada kelompok pembudidaya yang ada di Kota Pariaman. Bantuan tersebut berupa, Bioflok Lele sebanyak satu paket senilai Rp.167.800.000,- kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Cincau, bantuan Bioflok Nila sebanyak satu paket senilai Rp.­197.­000.000,- kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Tusa­mon, Bantuan 40.000 ekor Benih dan 4 Paket Calin Ikan lele senilai Rp.12.­925.600,- kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Family.

Bantuan 4 Paket Calon Induk Ikan Lele senilai Rp.1.605.600,- kepada Unit Pembenihan Rakyat Safira, Bantuan 2.500 ekor Benih Nila dan 5.000 Ekor benih Gurami senilai Rp.3.­560.­000,- kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Air Ta­war, dan Bantuan Paket Mesin Pakan Tenggelam dan Bahan Baku senilai Rp.100.000.000,- kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Jaya Mandiri.

Yorrys Raweyai, me­nyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Pariaman yang telah me­lakukan Pola Integrated Farming atau Pertanian Terpadu di Desa Batang Tajongkek, kemarin. Beliau katakan bahwa, kunjungan ini adalah wujud dari ke­pedulian Komite II DPD RI secara keseluruhan, sebagai representasi dari daerah untuk Indonesia, untuk mewujudkan program-program pemerintah daerah dalam rangka pe­ngabdian mereka kepada bangsa dan negara, khu­susnya bagi daerah. “Kegiatan hari ini adalah salah satu wujud konkrit dari KKP terhadap Desa Batang Ta­jong­kek, yang mana desa ini sudah menerapkan pola integrated farming, sesuai dengan apa yang telah diprogramkan oleh pemerintah Kota Pariaman,” ujar­nya.

Sementara itu Wali Ko­ta Pariaman Genius Umar dalam sambutannya me­nyampaikan ucapan selamat datang kepada Yorrys Raweyai beserta rombo­ngan, yang telah mau ber­kunjung ke Desa Batang Tajongkek, sekaligus me­res­mikan dan menebar benih ikan di lokasi Wisata Edukasi Kolam Pancing Desa Batang Tajongkek, Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman. “Kita patut bersyukur dengan adanya kunjungan ini, ka­rena hal ini membuktikan bahwa DPD itu merupakan jembatan (bridging) antara pusat dengan daerah. DPD dapat melihat secara langsung bagaimana dengan integrated farming yang telah diterapkan di Kota Pariaman, ujar Genius U­mar.

Genius Umar menjelaskan kepada rombongan, bahwa Desa Batang Tajong­kek ini sudah mengembangkan budi daya ikar air tawar yang merupakan hasil pembinaan dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman. Hal tersebut dibuktikan dengan program Padat Karya Tu­nai Desa (PKTD) penambahan kolam ikan Desa Batang Tajongkek guna me­nunjang sektor Katahanan Pangan dan Hewan.

Kegiatan PKTD Desa Batang Tajongkek, dianggarkan dari dana desa dan dilakukan secara swakelola oleh masyarakat Desa Batang Tajongkek, untuk mendorong sektor budi daya perikanan dan air tawar, guna meningkatkan nilai tambah ekonomi ma­syarakat dan mengurangi angka pengangguran di desa. “Dengan Pola Integrated Farming yang sedang diusung oleh Peme­rintah Kota Pariaman termasuk integrasi dengan sektor perikanan, dapat berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat, apalagi tekhnologi yang diterapkan sederhana sehingga mudah diimplementasikan oleh masyarakat,” ungkap Genius Umar. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top