Menu

Dorong Pemanfaatan FABA, PLN Gelar Lomba Desain Rumah Sehat, Terjangkau dan Ramah Lingkungan

  Dibaca : 79 kali
Dorong Pemanfaatan FABA, PLN Gelar Lomba Desain Rumah Sehat, Terjangkau dan Ramah Lingkungan
Menyambut Hari Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni, PLN mengadakan kegiatan Lomba Desain Rumah Sehat, Terjangkau dan Ramah Lingkungan dari Material Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) yang dihasilkan dari PLTU Batubara.

JAKARTA, METRO–Menyambut Hari Peri­ngatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni, PLN menga­dakan kegiatan Lomba Desain Rumah Sehat, Ter­jangkau dan Ramah Ling­kungan dari Material Fly Ash dan Bottom Ash (FA­BA) yang dihasilkan dari PLTU Batubara. Total ha­diah dan bantuan imple­mentasi program yang a­kan diberikan kepada de­sain terpilih mencapai Rp 457 juta.

Lomba ini diseleng­ga­ra­kan untuk mendukung pemanfaatan FABA secara luas (masif) dan kontinyu sehingga dapat men­du­kung program Peme­rintah, baik dalam Pem­bangunan Infrastruktur Nasional/Daerah ataupun dengan UMKM serta ke­giatan Corporate Social Responsibility (CSR), se­hing­ga dapat membantu masyarakat kurang mam­pu untuk men­dapatkan kehidupan yang layak de­ngan membangun rumah layak huni.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Mur­difi mengatakan lomba Ini merupakan upaya PLN men­­dukung pemanfaatan FABA setelah diterbit­kan­nya Peraturan Pemerintah RI No. 22 Tahun 2021 ten­tang Penyelenggaraan Per­­lindungan dan Penge­lolaan Lingkungan Hidup, dimana FABA termasuk ke dalam Limbah Non B3 Ter­daftar.

“Kami mengajak selu­ruh masyarakat untuk me­lahirkan karya inovasi da­lam pemanfaatan FABA, khususnya untuk pem­bua­tan tempat tinggal yang dapat membantu masya­rakat kurang mampu men­dapatkan rumah layak hu­ni,” tutur Agung.

Hasil uji karakteristik beracun TCLP dan LD-50 menunjukkan bahwa FABA yang dihasilkan PLTU me­miliki konsentrasi zat pen­cemar lebih rendah dari yang dipersyaratkan pada PP Nomor 22 Tahun 2021. Selain itu, hasil uji kan­dungan radionuklida FABA PLTU juga menunjukkan di bawah yang dipersya­rat­kan.

Hasil uji karakteristik juga tidak ditemukan hasil reaktif terhadap Sianida dan Sulfida, serta tidak ditemukan korosif pada FABA PLTU. Dengan de­mikian, dari hasil uji karak­teristik menunjukan limbah FABA dari PLTU tidak me­menuhi karakteristik seba­gai limbah Bahan Ber­baha­ya dan Beracun.

Banyak negara-negara maju, jelasnya, seperti A­merika Serikat, Australia, Kanada, Jepang, Rusia, Afrika, negara-negara Ero­pa, India, China, dan Korea Selatan, telah meman­faat­kan FABA menjadi bahan baku pembangunan infra­struktur, industri cat dan semen, bahan baku per­tanian, reklamasi lahan bekas tambang, dan keper­luan lainnya.

Lomba ini sendiri dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori umum dan kate­gori mahasiswa. Kategori umum diperuntukan bagi masyarakat yang memiliki pengalaman dalam men­desain rumah atau pe­ngem­bang perumahan. Se­­men­tara kategori maha­sis­wa diperuntukan bagi ma­hasiswa/i DIII/S1 juru­san Teknik Sipil dan Teknik Ar­sitektur minimal semester 5.

“PLN memastikan tidak dipungut biaya apapun dari para peserta yang me­ngikuti Lomba ini,” pung­kas Agung.

Pendaftaran dapat dila­kukan melalui  http://bit.ly/RegistrasiRumahFABA . Pendaftaran peserta dibu­ka mulai tanggal 27 Mei hingga 13 Juni 2021. Kemu­dian untuk pengumpulan karya lomba akan dila­kukan pada tanggal 2 – 14 Juni 2021. Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui Instagram @pln_id , Twitter @_pln_id , dan Facebook PLN.(rel/hsb)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional