Close

Dokter Dian Ajak Generasi Muda Hindari Pergaulan Bebas dan Napza di Pa­dang Panjang

SAMBUTAN— Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP memberikan sambutan pada acara, kemarin.

PDG.PANJANG, METRO–Ketua TP-PKK Kota Pa­dang Panjang, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP ajak generasi muda untuk melakukan hal-hal positif dengan menjauhi pergaulan bebas serta Napza (Nar­kotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya). Ini sebagai upaya mewujudkan sumberdaya manusia (SDM) berkualitas.

Hal ini disampaikan Dok­ter Dian dalam acara penyuluhan tentang Bahaya Narkoba dan Akibat dari Pergaulan Bebas oleh Pokja 1 TP-PKK Kelurahan Ngalau di SMP Cahaya Al Qur’an, Ngalau, Kecamatan Padang Panjang Timur, Rabu (30/3).

Dikatakannya, generasi muda identik dengan sosok individu pada usia produktif dan mempunyai karakter khas yang spesifik. Mereka revolusioner, optimis, berpikiran maju dan memiliki moralitas. Karenanya, harus tetap melakukan hal-hal positif dengan menjauhi narkoba.

Menurutnya, dengan menjauhi narkoba, generasi muda akan menjadi agen perubahan yang memiliki kreativitas sebagai ge­ne­rasi penerus dan menjadi harapan orang tua, ma­syarakat dan negara.

“Lakukanlah hal-hal yang positif agar tidak terjerumus kepada hal-hal negatif dan penyakit sosial lainnya. Banyak sarana dan fasilitas yang bisa dimanfaatkan generasi mu­da untuk menggali potensi dan talenta dalam diri,” ujarnya.

Dian meminta agar ge­nerasi muda Kota Padang Panjang untuk tidak mudah terpengaruh ajakan atau rayuan maut menggu­na­kan narkoba. Sebab, hal tersebut hanya akan me­nyebabkan hilangnya ma­sa depan yang cerah.

“Penyalahgunaan nar­koba dan zat adiktif hanya akan membawa dampak negatif. Seperti gangguan kesehatan, menurunnya produktivitas kerja secara drastis dan yang lebih mem­prihatinkan adalah timbulnya tindakan kriminalitas yang akan berhadapan dengan hukum dan menghilangkan masa de­pan yang cerah,” ujarnya lagi.

Ditambahkannya, dam­pak dari napza ini sa­ngat berbahaya untuk ke­sehatan, sosial, ekonomi maupun criminal, hingga menyebabkan gangguan jiwa yaitu gila.  “Orang yang menggunakan napza akan mengalami gangguan psi­kologis. Bagi yang sudah kecanduan akan ketergantungan dan akhirnya akan terus menambah dosis penggunaan zat tersebut. Sehingga terjadilah overdosis yang akan berbahaya untuk otak dan tubuh bahkan bisa menyebabkan kematian,” tambahnya.

Dian mengajak anak muda untuk bisa mengendalikan diri, mengontrol pikiran dan menjaga iman. Jangan sampai mau terpengaruh oleh pergaulan dan lingkungan yang menjerumuskan hingga membahayakan diri.

“Jika tidak bisa me­ngendalikan diri, yang akan terkena dampaknya tidak hanya diri kita sendiri. Tetapi juga keluarga kita, orang tua kita dan itu dosanya sangat besar. Karena nar­koba ini berawal dari coba-coba, lalu akhirnya keterusan. Jangan sampai seperti itu, berhati-hatilah,” pesannya.

Sebagai pelajar yang baik, Dian berharap anak muda saat ini bisa menjadi duta antinarkoba dan bisa berbagi atau saling mengingatkan tentang bahaya pergaulan bebas dan penggunaan zat adiktif kepada teman-teman ataupun kerabat di sekitar. Yang terpenting saat ini bagi anak muda adalah menjadi sehat, produktif dan mau menjadi anak muda yang berani mengatakan “say no to narkoba”.

Sosialisasi penyuluhan ini turut didampingi Ketua GANN, Drs. Dalius Rajab dan Wahyu Ramadhana selaku Duta Narkoba Kelurahan Ngalau. Serta turut dihadiri Camat Padang Panjang Timur, Drs. Asrul. (rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top