Menu

Dodi Hendra: Pintu Damai Sudah Tertutup

  Dibaca : 223 kali
Dodi Hendra: Pintu Damai Sudah Tertutup
Dodi Hendra Ketua DPRD Solok.

Menanggapi pang­gilan untuk me­diasi, Ketua DPRD Solok Dodi Hendra mengaku akan memenuhi pang­gilan tersebut. “Kita siap da­tang. Kita memberi apre­siasi kepada Polda Sumbar yang sudah memfasi­lita­si me­diasi itu. Kita sangat meng­hormati itu,” kata Dodi Hendra.

Hanya saja, kata Dodi, diri­nya sudah sangat terluka kare­na penyebaran video tersebut te­lan­jur berimbas kepada ke­luar­ga, lembaga, partai, dan masya­rakat luas. Dengan te­gas, Dodi pun menyebut kalau pintu da­mai sudah tertutup sehingga proses hukum harus berjalan.

“Ini masalah pribadi saya, yang diserang adalah pribadi saya. Namun imbas dari pe­nyerangan ini sudah sangat luas, bukan hanya terhadap pribadi saja, tapi juga terhadap partai, lem­baga, masyarakat dan men­tal keluarga saya,” kata Dodi.

Menurut Dodi, negara ini adalah negara hukum. Sehingga dia mengingin­kan aparat hukum bekerja tanpa ada intervensi.

Seperti diketahui, Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra melaporkan Bupati Solok Epyardi Asda ke Direktorat Kriminal Khu­sus (Ditreskrimsus) Pol­da Sumbar terkait du­gaan tindak pidana UU ITE dan pencemaran nama baik pada Jumat sore (9/7).

Dodi Hendra melapor lantaran merasa tidak teri­ma atas postingan Epyardi Asda  di salah satu grup WhatsApp (WA). Namun, belum diketahui isi lengkap postingan yang disebarkan di grup WA tersebut.

“Yang bersangkutan menyebarkan sebuah pos­tingan di grup WA Tukang Ota Paten Top 100 yang isinya menyinggung nama saya pribadi dan orang lain,” kata kata Dodi Hen­dra saat dijumpai di Ma­polda Sumbar.

Terkait pelaporan yang dilakukan dirinya ke Polda Sumbar terhadap Bupati Solok, Dodi Hendra meng­ungkapkan, yang dilapor­kannya khusus menyang­kut nama pribadinya 

“Postingan itu disebar hari jumat tanggal 2 Juli 2021 dan saya baru tahu setelah dua hari postingan itu disebar karena banyak yang nelpon ke saya,” ung­kap Dodi Hendra.

Ditambahkan Dodi Hen­dra, atas postingan itu, ke­luarganya menjadi down dan mentalnya menjadi tidak ba­gus. Namun, tekait bentuk pen­cemaran nama baik, Do­di Hendra belum bisa men­jelaskannya se­cara rinci. 

“Untuk lebih spesi­fik­nya sama pengacara saya saja. Yang penting saya ingin menyampaikan, saya sela­lu dizalimi, banyak hal, saya juga dikriminalisasi, berma­cam-macam cara dia. Hari inilah saatnya saya bicara,” ungkap Dodi. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional