Close

Divonis 6 Bulan Penjara, Oknum ASN Terpidana Kasus KDRT Bakal Dieksekusi Jaksa di Kota Padang

Budi Sastera kasi pidum Kejari Padang.

PADANG, METRO–Terbukti bersalah melakukan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya, Terpidana Christian Khai­dir yang merupakan ok­num Aparatur Negeri Sipil (ASN) dijatuhui hukuman enam bulan kurungan pen­jara oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Padang.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) pada Kejari Padang Budi Sastera mengatakan, pu­tusan tersebut sudah mem­punyai kekuatan hu­kum tetap (in kracht).

“Jadi yang ber­sang­kutan tidak menya­takan banding, karena sebe­lum­nya majelis hakim penga­dilan telah memberikan waktu, tentunya sesuai dengan ketentuan yang ada. Dan kita pun saat ini, sudah mempersiapkannya segala sesuatunya,” kata­nya Rabu (6/10).

Disebutkannya, untuk eksekusi akan dilakukan pada pekan depan. “Yang akan mengeksekusinya itu jaksanya,” ujarnya.

Sebelumnya, terpidana kasus KDRT dijerat dengan pasal 44 ayat 4 undang-undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ta­hun 2004. Dalam putusan majelis hakim PN Padang, yang diketuai oleh  Rinaldi Triandoko beranggotakan Juandra dan Reza Hi­ma­wan, menyatakan ber­sa­lah.

Pada berita sebe­lum­nya disebutkan, korban me­laporkan ke kantor po­lisi pada tanggal 29 September 2020 lalu. Korban melapor ke Polresta Pa­dang, terkait dugaan ke­kerasan.

Menurut, Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mem­benar­kan telah adanya laporan dalam perkara KDRT yang dialami oleh korban ber­nama Welly Yusafitri de­ngan nomor laporan LP/519/B/IX/2020 Resta SPKT Unit I tanggal 29 September 2020.

“Kemudian pada tang­gal 5 Februari 2021 terlapor atas nama CH telah dite­tapkan menjadi tersangka setelah menjalani peme­rik­saan saksi, dan hasil visum. Saat ini, tinggal menunggu kelengkapan berkas yang akan diserahkan ke penga­dilan,” jelas Kompol Rico. (hen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top