Menu

Dituding Gelapkan BPKB, Kacab Dipo Dipolisikan

  Dibaca : 1807 kali
Dituding Gelapkan BPKB, Kacab Dipo Dipolisikan
SERTIFIKAT— Delapan pelaku UMKM menerima sertifikat halal gratis dari Badan Pengelola Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Kantor Kemenag Sawahlunto.

uang
PADANG, METRO–Kepala Cabang PT Dipo Star Finance (DSF) Padang, Wilson dilaporkan ke polisi atas dugaan penggelapan tiga Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) truk colt diesel milik Syafril, yang merupaka salah seorang nasabah tetap.

Wilson dilaporkan Pimpinan Toko Nusa Indah itu ke Polresta Padang dengan No. LP/1449/K/IX/2015/SPKT Unit I, karena pihak terlapor tak kunjung menyerahkan BPKB kendaraan meski sudah dilunasi satu hingga dua tahun lalu. “Segala upaya telah kami tempuh agar BPKB tersebut diserahkan, karena memang kendaraannya sudah lama lunas, saya sudah datangi kantor tersebut berulang kali, tetapi tiga BPKB kendaraan saya tak kunjung  diserahkan oleh pihak PT Dipo Star Finance,” ujar Syafril, Kamis (1/10).

Karena setelah melakukan berbagai upaya, namun korban tak kunjung mendapatkan BPKB miliknya, dan tidak adanya itikad baik dari pihak leasing tersebut, korban terpaksa menempuh jalur hukum, karena upaya lain sudah tidak ada lagi. “Saya rasa sudah buntu. Makanya saya tempuh jalur hukum, dan saya laporkan ke Polresta Padang. Saya merasa dirugikan dalam hal ini. Saya berharap, kasus ini dapat diproses sesuai hukum,” lanjutnya.

Selain itu, korban mengakui selain sudah melunasi ketiga mobil tersebut, memang ada satu unit kendaraan yang bermasalah dengan penunggakan pembayaran, namun dia sudah meminta kepada pihak leasing untuk ditarik, tetapi pihak leasing tetap saja tidak menarik mobil tersebut.

“Ini menjadi tanda tanya bagi saya, padahal sebelumnya, terlambat 3 hari saja mebayar, pihak pihak leasing langsung mengejar saya, bahkan sampai mendatangi toko saya. Ini sudah saya sudah minta kepada leasing untuk ditarik, padahal sudah menunggak 13 bulan pembayarannya, tapi tak juga ditarik, ada apa dibalik itu semua,” ungkapnya.

Penasihat hukumnya, Mukti Ali Kusmayadi menjelaskan, kliennya membeli 3 unit truk secara bertahap melalui pihak leasing PT Dipo Star Finance. Satu unit dilunasi 22 November 2013, satu lagi 30 Desember 2013 dan sisanya 28 Oktober 2014. Tetapi hingga sekarang pihak finance tak kunjung menyerahkan BPKB-nya. Pengacara dari Kantor Hukum Liberty ini kemudian melayangkan somasi kepada pihak Dipo Star Finance Tetapi tak ada tanggapan.

”Malah, klien saya yang disomasi terkait truk satu lagi atas nama klien saya yang memang menunggak. Perlu saya tegaskan, tak ada korelasi hukum antara satu perjanjian kredit dengan perjanjian kredit lainnya. Kalau memang menunggak, eksekusi saja yang satu itu. Tak ada alasan Dipo Star menahan BPKB kendaraan yang sudah lunas,” lanjutnya.

Karena tak juga ada tanggapan, pihaknya melaporkan secara resmi Kepala PT Dipo Star Finance Cabang Padang ke polisi atas dugaan penggelapan. “Kami tentunya berharap polisi segera menindaklanjutinya, apalagi perkara ini terang benderang,” tutur pria yang akrab dipanggil Boy London ini.
Sementara  Kepala PT Dipo Star Finance Cabang Padang, Wilson di tempat terpisah enggan mengomentari laporan tersebut. “Nanti kuasa hukum kami di kantor pusat di Jakarta yang akan menjelaskan,” tuturnya.

Pihaknya telah menyerahkan masalah tersebut ke kantor pusat. ”Maaf untuk saat ini kami belum bisa berkomentar banyak soal itu,” lanjutnya.

Kasatreskrim Polresta Padang AKP Abdus Syukur Felani mengatakan, kasus dugaan penggelapan tiga buah BPKB mobil masih dalam penyelidikan dan pengembangan. ”Penyidik akan mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi dalam kasus ini,” kata Abdus. (r)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional