Menu

Ditpolairud Miliki 12 Kapal Jaga Perairan Sumbar

  Dibaca : 312 kali
Ditpolairud Miliki 12 Kapal Jaga Perairan Sumbar
PENGECEKAN KAPAL-Dirpolairud Polda Sumbar, Kombespol Sahat M Hasibuan, didampingi Kasubdit Patroli Kompol Guswanto saat melakukan pengecekan kapal yang akan berangkat patroli.

PADANG, METRO
Untuk menjamin keamanan dan melakukan penegakan hukum di wilayah perairan Provinsi Sumatra Barat, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumbar dilengkapi sarana prasarana pendukung berupa 12 kapal ukuran besar hingga ukuran kecil yang difungsikan melakukan patroli laut.

Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sumbar, Kombes Pol Sahat M Hasibuan mengatakan, belasan kapal yang dimiliki Ditpolairud Polda Sumbar dikerahkan untuk melakukan patroli rutin dalam hal pengawasan perairan. Apalagi, Sumbar merupakan provinsi yang memiliki wilayah perairan yang cukup luas.

“Untuk pelanggaran hukum di laut yang kita temukan, ada beberapa kasus. Seperti pecurian terumbu karang dan nelayan yang menggunakan alat tangkap yang tidak diperbolehkan seperti pukat harimau. Kalau pencurian ikan oleh pihak asing belum ada temuan. Namun, sejauh ini, kondisi kamtibmas di wilayah pesisir pantai masih sangat kondusif,” kata Kombes Pol Sahat.

Kombes Pol Sahat menjelaskan, 12 kapal tersebut jenisnya berbeda-beda yakni kapal C1 ukuran besar sebanyak dua kapal, C2 ukuran sedang sebanyak enam kapal, dan C3 ukuran kecil sebanyak empat kapal.

“Untuk patroli, personel dibagi menjadi beberapa wilayah yang setiap hari dilaksanakan. Sebenarnya kita masih membutuhkan kapal yang berukuran besar untuk berpatroli, minimal satu kapal lagi tambahannya, terutama patroli ke wilayah Kepulauan Mentawai,” ungkap Kombes Pol Sahat.

Kombes Pol Sahat menuturkan, dibutuhkanya kapal besar tersebut supaya memudahkan personel Ditpolairud Polda Sumbar dalam berpatroli, serta mempersingkat waktu. Selain itu, juga dapat digunakan untuk membawa personel yang lebih banyak.

“Ukuran kapal besar itu minimal 16 meter, dengan kecepatan 15 knot, satu  1 jam menempuh jarak 15 mil. Artinya, lebih cepat dibandingkan kapal kecil. Meski masih butuh kapal besar, sarana prasarana yang kita miliki sekarang masih bisa kita maksimalkan dalam menjaga keamanan perairan Sumbar,” jelasnya.

Selain itu, Kombes Pol Sahat menuturkan, peralatan penunjang lainnya saat berpatroli seperti perahu karet, dan rit. Namun, peralatan atau Alat Material Khusus (Almatsus) Polri juga dimiliki, tetapi penggunaan dalam waktu tertentu. Kepada personel yang melaksanakan tugas patroli, selalu ditegaskan untuk tetap safety seperti menggunakan pelampung.

“Almatsus Polri adalah peralatan yang digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan keamanan dan ketertiban masyarakat yang ditetapkan oleh Kapolri. Selain melakukan penegakan hukum, Ditpolairud juga rutin melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat pesisir untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif serta memberikan informasi kepada nelayan seputar cuaca dan larangan melaut jika cuaca ekstrem,” ungkap Kombes Pol Sahat. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional