Menu

Ditinggal Istri dan Anak, Alek Akhiri Hidupnya di Kandang Kerbau

  Dibaca : 1057 kali
Ditinggal Istri dan Anak, Alek Akhiri Hidupnya di Kandang Kerbau
GANTUNG DIRI— Alek Sandra ditemukan tewas tergantung di kandang kerbau milik Acin, tetangganya di Matur, Kabupaten Agam, kemarin.

AGAM, METRO–Masyarakat Jorong Andaleh, Nagari Tigo Balai, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam dikagetkan dengan penemuan jasad Alek Sandra (31) yang tewas tergantung di kandang kerbau milik Acin St Batuah yang berjarak 200 meter dari rumahnya, Rabu (2/1) sekitar pukul 06.30 WIB.

Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi melalui Kasat Reskrim Iptu M Reza menyebut, peristiwa ini diketahui pertama kali oleh tetangga korban, yakni Acin St Batuah. Pagi itu Acin menuturkan, seperti biasa setelah sarapan pagi, dia langsung mengeluarkan kerbaunya ke padang rumput.

Awalnya, saat Acin melangkah dari rumah, dia tidak merasakan firasat apa-apa. Karena hari sudah mulai siang dan dia masih banyak pekerjaan di ladang yang harus diselesaikanya, dia langsung bergegas ke kandang kerbau miliknya.

”Sesampai di kadang kerbau dia melihat ada orang yang membelakangi dirinya. Merasa penasaran siapa yang berdiri di kandang kerbaunya tersebut, lalu dia menyapa namun orang tersebut tidak menyahuti sapaan tersebut,” katanya.

M Reza menyebut, Acin langsung mendekati dan memanggil korban. Namun tidak menyahuti bahkan tidak bergerak sama sekali. Merasa penasaran, Acin langsung mendekati tubuh korban. Alangkah terkejutnya Acin melihat Alek Sandra tewas tergantung dengan menggunakan tali kerbau miliknya. Lidahnya keluar.

”Masyarakat yang ramai di lokasi langsung memberitahu Polsek Matur. Jajaran kita langsung bergegas menuju TKP untuk mengamankan lokasi dan barang bukti (BB) yang ada. Jajaran kita dibantu masyarakat langsung menurunkan jasad korban yang sedang tergantung tersebut. Usai diturunkan korban langsung dibawa ke rumah duka,” katanya.

Dari hasil penyelidikan polisi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Polisi terus menggali informasi dari keluarga korban. “Dari keterangan pihak keluarga, korban memang mengalami depresi, usai ditinggal pergi sang istri dan anaknya,” katanya.

Kasat menambahkan, korban semenjak ditinggal sang istri dan anak-anaknya tersebut sudah sering melakukan percobaan bunuh diri, namun masih gagal. “Beruntung masih sempat ketahuan. Merasa tidak sanggup lagi dengan problema yang dihadapi maka korban memang benar berniat mengakhiri hidupnya,” katanya.

Keinginan bunuh diri itu, kata Kasat, akhirnya tercapai. Dia ditemukan tewas tergantung di kadang kerbau milik tetangganya sendiri. ”Pihak keluarga sudah menerima kepergian korban untuk selama-lamanya. Dan menurut keterangan pihak keluarga korban akan dimakamkan di pandam pakuburan keluarga pada hari ini juga,” katanya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional