Menu

Diterjang Longsor, Jalan Solok-Muara Labuh Putus Total

  Dibaca : 846 kali
Diterjang Longsor, Jalan Solok-Muara Labuh Putus Total
Diterjang Longsor, Jalan Solok-Muara Labuh Putus Total

SOLOK. METRO
Longsor yang terjadi di jorong Cubadak, Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sabtu malam (18/4) mengakibatkan dua rumah milik warga mengalami rusak berat.Bahkan, longsor juga membuat akses ruas jalan lintas Muaro Labuh Solok Selatan- Kabupaten Solok putus total.

Kendaraan yang datang dari arah Solok Selatan maupun dari arah Kabupaten Solok terjebak dalam antrian panjang. Hingga Minggu (19/4) sore, akses jalan masih belum bisa dilalui kendaraan meski sudah tiga alat berat dikerahkan untuk melakukan pembersihan material longsor.

Dari informasi yang diperoleh, sepanjang Sabtu siang, kawasan nagari Aie Dingin diguyur hujan lebat. Akibat hujan, tanah yang berada dilereng bukit itu labil dan bergerak. Warga yang sudah mengetahui kondisi tanah labil akibat hujan, mulai cemas. Untuk berjaga jaga, warga pun memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kekhawatiran warga itu ternyata tidak meleset, menjelang malam, warga justru dikagetkan dengan suara gemuruh. Menyadari terjadinya longsor, warga pun dibuat panik. Rumah warga yang tepat berada di lokasi longsor ambruk terbawa longsor. Setidaknya akibat diterjang longsor, dua rumah milik warga mengalami rusak berat dan tidak dapat dihuni.

Camat Lembah Gumanti, Zaitul Ikhlas ketika dikonfirmasi mengatakan sampai saat ini, akses jalan masih belum bisa dilewati. Gundukan material terbawa longsor menimbun jalan dengan volume yang cukup besar. Namun dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.

“Sebelum kejadian warga sudah tahu ada tanah bergerak dan langsung mengungsikan diri. Kuat dugaan, peristiwa longsor dipicu akibat kondisi tanah yang labil lantaran hujan lebat yang mengguyur kawasan Nagari Aie Dingin sejak sore hari kemarin. Warga yang rumahnya ada dekat lokasi langsung mengungsi,” jelasnya.

Zaitul Ikhlas menambahkan, kondisi rumah warga yang terseret oleh material longsor kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan tidak bisa lagi dihuni. Untuk sementara waktu, kedua keluarga masih mengungsi ke rumah sanak kerabatnya.

“Sejak tadi malam tidak bisa dilewati, material longsor yang menimbun badan jalan volumenya sangat banyak, selain itu, ada juga badan jalan yang terban terbawa longsor, masyarakat dari Pantai Cermin tidak bisa ke Alahan Panjang dan sebaliknya,” tuturnya.

Sampai saat ini, sebanyak tiga unit alat berat dari pemerintah provinsi sumbar dan milik pengusaha tambang yang ikut diperbantukan masih bekerja memindahkan material longsor.

“Dalam perkiraan kita, dalam waktu dua hari ini akses jalan belum bisa dilewati, mudah-mudahan bisa cepat sehingga akses masyarakat bisa kembali normal,” tutupnya. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional