Close

Diterjang Banjir Bandang, Tim Gabungan Bersihkan Mushalla, Rumah Terendam Banjir, 20 KK Diungsikan di Kecamatan Pauh

PEMBERSIHAN MUSHALLA— Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP BKO Kecamatan Pauh, Damkar Kota Padang, Babinkamtibmas, serta masyarakat setempat melakukan pembersihan terhadap salah satu mushalla di Batu Busuk yang terdampak bencana banjir bandang, Selasa (24/1) pagi.

BATU BUSUK, METRO–Banjir menghondoh di Kelu­rahan Lambung Bukik  RT 01 /RW 02, Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Senin (23/1) malam. Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP BKO Kecamatan Pauh, Damkar Kota Pa­dang, Babinkamtibmas, serta ma­sya­rakat se­tem­pat me­la­kukan pem­ber­sihan ter­hadap salah satu mushalla yang berada di daerah terdampak ben­cana banjir tersebut, Se­lasa (24/1) pa­gi.

Kasat Pol PP Padang, Mursalim mengatakan pihaknya mengerahkan personel yang BKO di Kecamatan untuk membantu mem­­bersihkan mushalla yang terdampak karena banjir Senin malam.

“Dengan aksi bersih yang dilakukan oleh tim gabungan ini, diharapkan mushalla tersebut dapat digunakan kembali masya­rakat setempat sebagai tempat beribadah,” ungkap Mursalim.

Sebelumnya, hujan deras di Kota Padang pada Senin (22/1) mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Seperti di Batu Busuak, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh. Di sini, ratusan keluarga terpapar air sungai yang meluap.

Mendapat kabar ratusan kepala keluarga ikut terpapar banjir, Wali Kota Padang Hendri Septa mendatangi warganya. Senin malam, Hendri Septa tiba di lokasi bencana.

“Ada lebih kurang 200 kepala keluarga yang terdampak banjir,” kata Wali Kota Padang Hendri Septa.

Pada kesempatan itu, Hendri Septa memberikan bantuan kepada korban banjir bandang. Bantuan yang diberikan berupa beras, mie instan, air mineral, selimut, matras tidur, kopi, gula serta makanan cepat saji.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun banyak rumah warga yang terendam banjir setinggi satu meter,” ujar Hendri Septa.

Hendri Septa menyebut rumah warga yang terbuat dari kayu hanyut disapu banjir. Kendaraan roda empat juga terseret arus air yang kencang.

“Sebanyak 20 Kepala Keluarga terpaksa diungsikan ke Posko SDN 19 Kota Padang karena rumah me­reka terendam banjir dan tidak dapat ditinggali,” ucap­ Hendri Septa didampingi sejumlah kepala OPD.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang Basril mengatakan setidaknya 200 Kartu Keluarga (KK) terdampak banjir akibat luapan Sungai Batu Busuk, Kelurahan Lambung Bukit.

“Jumlah warga belum bisa dipastikan, setidaknya ada 200 KK terdampak banjir akibat luapan sungai ini,” ujar Basril.

Basril mengatakan, BPBD Padang bersama jajaran lainnya sudah me­lakukan evakuasi warga di sekitar terdampak banjir.

Lanjutnya, karakteristik air tersebut berasal dari hulu, bergerak dan saat melakukan evakuasi harus memakai safety agar tidak terseret ban­jir.”Alham­dulillah kondisi saat ini masih aman dan terkendali,” ujarnya.

Basril mengatakan, akses jalan juga tidak bisa dilalui kendaraan sehingga saat evakuasi korban, pihaknya harus menenteng perahu karet untuk mengevakuasi warga. (ade/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top