Menu

Ditangkap Duluan, 2 Pengedar Bujuk Bandar Bertransaksi

  Dibaca : 120 kali
Ditangkap Duluan, 2 Pengedar Bujuk Bandar Bertransaksi
DITANGKAP BNN— Tiga orang pelaku diamankan di kantor BNNK Solok setelah ditangkap dengan barang bukti 14 paket sabu siap edar.

SOLOK, METRO
Tiga pengedar narkoba jenis sabu yang tergabung dalam jaringan yang sama, ditangkap jajaran Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Solok di dua lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Solok. Alhasil, dari penangkapan itu, sebanyak 14 paket sabu siap edar disita petugas.

Penangkapan pertama dilakukan terhadap pelaku JH (29) dan AM (30) di simpang Puskesmas Nagari Salayo, Kecamatan Kubung. Dari hasil penggeledahan terhadap kedua pelaku yang memang sudah dibuntuti petugas, ditemukan dua paket sabu yang diduga akan diantar kepada pembelinya.

Tidak puas hanya menangkap kedua pelaku, petugas pun kemudian melakukan interogasi terhadap kedua pelaku untuk mengungkap siapa pemasok sabu. Setelah didesak, kedua pelaku mengakui sabu tersebut didapat dari rekannya berinisial AK (28). Untuk memancing pelaku datang, petugas pun meminta salah satu pelaku untuk menghubungi pelaku AK dan bersandiwara bertransaksi.

Alhasil, pelaku AK pun masuk jebakan dan datang ke kawasan Parantian Bendi, nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi sesuai kesapekatan. Petugas yang sudah menunggu di lokasi itupun langsung membekuk pelaku AK yang sedang berdiri di pinggir jalan. Ketika digeledah, petugas menemukan 12 paket sabu siap edar.

Kepala BNNK Solok, AKBP Saifuddin Anshori mengungkapkan, ketiga pelaku yang ditangkap memiliki kaitan atau satu jaringan. Perannya sebagai bandar sabu dan pengedar. Penangkapan itu berawal adanya informasi yang didapat kalau ada dua orang yang akan melakukan transaksi barang haram di kawasan Nagari Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.

“Informasi tersebut langsung didalami hingga dilakukan tindakan pengintaian. Menjelang sore, tepat di simpang Puskesmas Nagari Salayo, kita melihat pelaku dengan cirri-ciri sesuai informasi tengah bertemu dengan rekannya. Kita melihat pelaku JH dan AM sedang bernegosiasi jual beli sabu. Saat itu juga dilakukan penyergapan terhadap JH dan AM,” kata AKBP Saifuddin.

AKBP Saifuddin menambahkan, saat dilakukan penggeledahan, ditemukan dua paket barang haram sabu yang disembunyikan dalam kantong celana milik JH. Curiga masih ada pelaku lain, pihaknya kemudian melakukan pengembangan hingga terungkap identitas pemasok sabu terhadap kedua pelaku.

“Kita langsung bergerak mengejar rekan pelaku yang diketahui bernama AK. Untuk mengetahui keberadaan AK, rekan pelaku yang terlebih dahulu ditangkap diminta untuk menghubungi pelaku melalui handphone. Melalui pembicaraan handphone, disepakati mereka bertemu di kawasan Parantian Bendi. Ternyata benar pelaku yang terlihat tengah menunggu langsung dibekuk. Dari tangan AK, kita temukan lagi 12 paket sabu. Setelah itu, ketiga pelaku dibawa ke kantor BNNK Solok untuk pemeriksaan lebih lanjut,” pungkas AKBP Saifuddin. (vko)

Editor:
Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional