Close

Ditaklukan Asiana DKI 3-0, Gugur di 16 Besar, Kemenangan PS Machudums Dirampok Wasit

Kecewa dengan keputusan wasit di babak tambahan, gawang PS Machudums kebobolan gol beruntun. Skor berakhir PS Machudums 0 – 3 Asiana DKI.

JAKARTA, METRO–Takluk lewat tendangan pinalti dan gol berbau offside Asiana DKI pada babak perpanjangan waktu, langkah PS Machudums U-13 harus terhenti di babak 16 besar piala Soeratin 2022 Nasional. Laga yang berlangsung di lapangan C kompleks Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta berakhir dengan kedudukan PS Machudums 0-3 Asiana DKI, Kamis (24/3).

Pelatih PS Machudums Zulka Hendra menyebutkan, bahwa anak-anak nya sangat luar biasa bisa menahan imbang permainan klub SSB Asiana DKI pada waktu normal.

“Waktu normal main 2×25 menit kedudukan masih 0-0. Perpanjangan waktu 2×5 menit. Wasit memberikan hadiah pinalti yang sebenarnya itu bukan pinalti.  Kemudian gol kedua offside. Keputusan-keputusan  wasit ini  membuat mental anak-anak menjadi down,” terang Hendra.

Pada detik-detik akhir pada babak pertama tambahan, Asiana DKI dapat hadiah pinalti dari wasit yang dimanfaatkan dengan baik oleh tim DKI. Pinalti yang menjadi topik pembicaraan pengamat sepakbola ini membuat pertahanan mental anak-anak PS Machudums runtuh.

Dikatakan Hendra, beberapa pengamat sepakbola dan mantan pemain klub legendaris PS Machudums era 80-an, Indra Sjafri menyebutkan, bahwa anak-anak PS Machudums U-13 ini luar biasa dan ini layak final. Sebab menurut pelatih tim nasional ini, Asiana DKI ini kuat dan selama kompetisi belum ada yang bisa menahannya, tapi Machudums bisa.

Manager PS Machudums, Suparman menyesalkan keputusan wasit di babak tambahan yang membuat mental anak-anak drop. “Kata wasit tengah offside bola, kata wasit garis tidak. Bagaimana ini. Jadi, sebenarnya kekalahan PS Machudums U-13 di babak tambahan ini hanya faktor non teknis saja. Mental anak-anak drop sebab keputusan wasit. Ya biasalah sepakbola indonesia, kita terima saja,” sebut Suparman. (jes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top