Menu

Disuruh Duduk di Paha, Duda Cabuli Balita

  Dibaca : 1718 kali
Disuruh Duduk di Paha, Duda Cabuli Balita
EVAKUASI— Warga bersama Polisi mengevakuasi jasad Rohim Efendi (28) yang ditemukan di aliran Sungai Batang Guo, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Senin (30/11).

Kekerasan Seksual Anak3
DHARMASRAYA, METRO–Entah apa yang ada dibenak Maknek (41), duda berusia lanjut ini gelap mata dan tega menggagahi Bunga, anak usia 2 tahun yang masih jalan cucu olehnya. Ulah tak senonoh Maknek membuat Bunga histeris. Dia memekik kesakitan saat Maknek memaksakan untuk menggarapnya.

Keterangan orangtua Bunga, JN (30), dia dan tersangka bertetangga di Ampang Kuranji, Dharmasraya. ”Tersangka masih saudara dengan ibu istri saya,” ungkap JN yang sempat tabik sugah saat tahu ulah bejat Maknek.

Dijelaskan JN, awalnya, Bunga bermain di teras rumah pelaku, namun tidak lama korban. Saat bermain, Maknek yang sudah dirasuki nafsu memanggil Bunga dan menyuruh duduk di pahanya. Tanpa rasa curiga, Bunga manut saja dan duduk dipangkuan Maknek. Saat Bunga sudah duduk, Maknek langsung menjalankan aksinya. Namun, karena kesakitan, Bunga berteriak.

Karena mendengar anak gadisnya berteriak dan menangis, ibu korban menyuruh kakak sepupu korban untuk menjemput dan dibawa ke rumah. Sewaktu dijemput, Bunga masih menangis walau sudah dibujuk. Karena anak gadisnya itu tidak juga kunjung berhenti, ibu korban curiga, apalagi anak gadisnya mengeluh sakit dibagian alat kelaminnya.

”Saya langsung memeriksa alat kelamin anak saya karena mengeluh sakit, saat itu saya menemukan alat kelamin anak saya memerah,” ujarnya.

Tidak terima anaknya dicabuli, JN mendatangi Mapolres Dharmasaya untuk melaporkan kejadian tersebut, Minggu, (27/09). ”Saya tidak terima anak saya dicabuli,” ungkap ibu korban LP bersama suaminya.

Kapolres Dharmasraya AKBP Lalu Muh Iwan Muhardan membenarkan adanya laporan pencabulan yang dilakukan seorang kakek-kekek terhadap cucunya sendiri, minggu kemarin.m “Setelah kami mendapat laporan dari ibu dan bapak korban, kami langsung bergerak melakukan penangkapan. Pelaku kami tanggkap di rumahnya di  Ampang Kuranji tanpa ada perlawanan,” ujar Kapolres.

Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 76 Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. (hen)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional