Menu

Disperkim LH Solsel Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

  Dibaca : 109 kali
Disperkim LH Solsel Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat
Novi Hendrik Plt Kadis Perkim dan LH Solsel

SOLSEL, METRO–Pemkab Solsel melalui Dinas Perumahan dan Ka­wasan Pemukiman dan Ling­kungan Hidup (Perkim LH) wujudkan lingkungan ma­syarakat yang bersih dan sehat melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (D­AK) tahun 2021. “Ada bebe­rapa program fisik yang orientasinya untuk pem­bangunan lingkungan ma­syarakat yang bersih dan sehat sangat perlu men­dapat dukungan dari ber­bagai pihak,” kata Plt Kadis Perkim LH Novi Hendrik didampingi Kabis Peru­mahan dan Permukiman, Alvino Sendra, Rabu (7/7).

Dikatakan, tercatat ke­giatan yang sangat dibu­tuh­kan kerjasama dari ber­bagai pihak. Terutama ke­lom­pok masyarakat pene­rima manfaat pem­bangu­nan, di antaranya jenis kegiatan penugasan untuk pembangunan sani­tasi de­ngan pagu dana Rp 2.195.­674.000, serta pemba­ngu­nan ketersediaan air mi­num dengan anggaran se­besar Rp 4.685.820.000.

Dijelaskan Novi Hen­drik, Program Sanitasi Ling­kungan Berbasis Masya­rakat (SLBM) sebagai upa­ya untuk meningkatkan derajat kesehatan masya­rakat.

Dengan dibangunnya IPAL Komunal Perpipaan diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan dan limbah rumah tangga ter­sa­lurkan ke dalam jaringan perpipaan yang terba­ng­un, sehingga diharapkan tidak ada lagi genangan-genangan limbah rumah tangga di sekitar rumah.

“Sanitasi komunal sa­ngat penting dalam rangka mewujudkan lingkungan masyarakat yang bersih. Kebiasaan masyarakat yang membuang air di sungai, sudah saatnya se­ka­rang pindah di rumah. Dengan mewujudkan pe­ngo­lahan limbah komunal, diharapkan bisa menjadi contoh baik, terutama un­tuk pemukiman padat pen­duduk, pemukiman perko­taan dan daerah yang di­mana masyarakatnya ma­sih senang membuang lim­bah kotoran di sungai,” kata Alvino.

“Hal yang sama juga untuk pembangunan air bersih saat ini, tentu keter­sediaan air bersih masya­rakat akan terpenuhi dan dampaknya juga akan ter­bangun lingkungan yang sehat,” tambah Alvino.

Ditambahkan, kegiatan pembangunan SLBM ber­sifat Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) dan pelaksana adalah Kelom­pok Swadaya Masyarakat (KSM) yang dibentuk ber­dasarkan musyawarah ma­­syarakat,

Untuk kegiatan sanitasi ada tiga kegiatan pisik. Di antaranya pembangunan baru IPAL skala pemuki­man kombinasi MCK de­ngan jumlah layanan minimal 25 KK, tematik pe­nanggulangan kemiskinan di Nagari Pasir Talang Sela­tan dengan anggaran 500 juta dengan pembangunan secara swakelolah oleh Kelompok Swakelolah Ma­syarakat (KSM)

Berikutnya, ada pem­bangunan tengki septik skala komunal (5-10 KK) secara swakelolah untuk Nagarai Lubuk Gadang Barat dengan anggaran Rp360 juta, untuk Nagari Sitapus dengan anggaran Rp360 juta serta Nagari Bomas dengan anggaran Rp 300 juta.

Selanjutnya di Nagari Alam Pauh Duo akan di­bangun TPS – 3R (sarana dan prasarana pengolahan sampah ) dengan ang­ga­ran Rp. 625.974.000. Se­mentara untuk kegiatan penugasan bidang air mi­num akan dilaksanakan perluasan SPAM jaringan perpipaan untuk Nagari Lubuk Gadang Utara dan Lubuk Gadang Barat de­ngan anggaran Rp. 174. juta masing-masingnya de­ng­an cara swakelolah.

Selanjutnya Nagari Si­ta­pus dengan anggaran Rp. 597 juta (swakelolah), Nagari Lubuk Ulang Aling Selatan dengan anggaran Ro. 100 juta (swakelola) dan di Nagari Sako Selatan dengan dana Rp 977.­400.­000 (swakelola).

Seterusnya Nagari A­lam Pauh Duo, pagu dana Ro. 260 juta (swakelolah), Pekonina Alam Pauh Duo, Rp 345 juta (swakelolah) dan Nagari Pakan Rabaa Timur sebesar Rp. 869.040.000 (swakelola).

Berikut pembangunan yang sama dengan pe­ngadaan lansung dipe­run­tukan untuk Nagari Pasir Talang Selatan dengan pagu dana Rp 200 juta (pe­nunjukan) dan di Nagari Pakan Rabaa dengan dana Rp. 200 juta. “Selain ke­giatan pisik, anggaran DAK untuk pembangunan sa­nitasi dan air minum tadi juga ada anggaran pen­dam­pingan,” jelas Alvino. (*/afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional