Close

(Diskominfo) Kota Solok, Lusya Adelina menga­ta­kan SPBE Wajib Dilaksanakan Pemda

TINJAU—Wakil Wali Kota Solok Rahmadhani Kirana Putra ketika meninjau pegawai yang tengah bekerja di lingkungan Pemko Solok.

SOLOK, METRO–Sekretaris Dinas Komu­nikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Solok, Lusya Adelina menga­ta­kan, pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) meru­pakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan pelaksana pemerintahan di daerah. Perkembangan teknologi menuntut ASN untuk melaksanakan pe­me­rintahan yang cepat, efektif, efisien dan tran­s­paran.

Menurut Adelina, de­ngan melaksanakan dan memanfaatkan SPBE, ma­ka pelaksanaan pemerin­tahan daerah bisa diatasi, karena sudah dibantu de­ngan keberadaan teknologi dalam pemerintahan.

Untuk saat ini Pe­me­rintah Kota Solok melalui Dinas Komunikasi dan In­for­matika Kota Solok mela­kukan evaluasi mandiri Sistem Pemerintahan Ber­basis Elektronik (SPBE). Langkah ini sebagai bentuk kewajiban yang harus di­lak­sanakan oleh pelaksana pemerintahan daerah.

Apalagi menurut Lus­ya, di tengah pandemi Co­vid-19 pemanfaatan SPBE sangat memudahkan jalan­nya pemerintahan di te­ngah kendala-kendala yang ada.

“Dimasa pandemi ini pelaksanaan SPBE sangat membantu aparatur untuk meminimalkan kontak lang­sung, sesuai dengan protokol kesehatan kita dituntut untuk mengurangi interaksi langsung dan menjaga jarak, baik itu dengan masyarakat mau­pun sesama aparatur,” kata Adelina.

Untuk itu semua peser­ta yang ada benar serius dalam melaksanakan eva­luasi mandiri pelaksanaan SPBE di Pemerintahan Dae­rah Kota Solok. Karena implementasi SPBE meru­pakan salah satu indikator kesuksesan reformasi biro­krasi.

Dalam kegiatan itu, Ke­pala Seksi tata kelola E-Government Mansteven Nofriandi mengatakan un­tuk mengetahui sejauh mana tingkat penerapan Sistem SPBE, tim evaluasi telah menetapkan indi­kator-indikator penilaian.

“Untuk mengetahui ting­kat penerapan SPBE, di lingkungan pemerintah Kota Solok, tim evaluasi mandiri memakai indikator penilaian SPBE sebanyak 47 item dari empat buah domain yang ada,” ujar Adelina.

Menurutnya, domain yang menjadi objek pe­nilaian, terdiri atas domain tata kelola, domain ke­bijakan, domain layanan dan manajemen SPBE. Se­lain itu, seluruh OPD yang menyangkut pada pela­yanan publik dan pe­nye­lenggaraan pemerintahan Kota Solok harus die­va­luasi pelaksanaan SPBE­nya. A­ca­ra evaluasi man­diri pe­lak­sanaan SPBE ini dilan­jutkan dengan pem­ba­ha­san kuisioner pe­nilaian untuk indikator-indikator yang terkait dengan tugas dan fungsi masing-ma­sing pe­rang­kat daerah. (vko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top