Menu

Disikat Polisi, Lelaki Bertato Minta Ampun

  Dibaca : 2782 kali
Disikat Polisi, Lelaki Bertato Minta Ampun
Rektor Prof. Dr. Novesar Jamarun bersama pejabat tinggi ISI Padangpanjang.
Pencuri motor dan Genset bersama kapolsek batang anai dan kanit res

Petugas Polsek Batang Anai memegangi FG (22), pencuri motor yang ditangkap di rumahnya. Tidak hanya menyikat sepeda motor, FG juga diketahui mencuri mesin genset. Aksinya terkuak, saat satu rekannya tertangkap petugas Polsek Kototangah, Padang.

PADANGPARIAMAN, METRO–Digerebek polisi ketika sedang santai di rumahnya, lelaki bertato berinisial FG (22), tak berkutik. Dia minta ampun agar tak dijebloskan ke sel tahanan. Namun, upaya memelas itu tak mempan. Polisi tetap menggiringnya ke sel tahanan, karena diduga terlibat pencurian sepeda motor dan mesin genset.

FG ditangkap di rumahnya, Korong Sungai Pinang, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai, Padangpariaman, Sabtu (16/4) siang oleh jajaran Reskrim Polsek Batang Anai. ”Tak ada perlawanan ketika penangkapan dilakukan,” ujar Kapolres Padangpariaman AKBP Rudi Yulianto, Minggu (16/4).

Saat penangkapan, petugas mengamankan satu unit sepeda motor jenis Honda Vario BA 6658 FX tahun 2009 dan satu unit mesin genset merek Yanmar VA 130 KVA. ”Dengan adanya barang bukti, tersangka tak bisa mengelak lagi, kalau dirinya terkait dalam kasus kejahatan,” tutur Kapolsek Batang Anai Iptu Nofrizal Chan.

Penangkapan FG berawal dari laporan Yulia Nasra, warga Piaman yang kehilangan sepeda motor. Usai menerima laporan, penelusuran dilakukan oleh petugas. Hasilnya, diketahui kalau motor Yulia sudah dijual pencurinya kepada seorang penadah yang sewaktu dicari, rupanya sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Koto Tangah, Padang.

”Ketika ditanyai, penadah mengaku membeli motor dari FG. Pengakuan inilah yang menjadi dasar penangkapan tersangka,” sebut Kanitreskrim Aipda Nofrezer.

Setelah mengetahui keberadaan FG, polisi langsung melakukan penggerebekan. FG yang tak menyangka akan digerebek polisi, tak punya waktu untuk kabur. ”Sekarang tersangka sudah mendekam di sel tahanan,” ungkap Kanit.

Selain fokus melakukan proses pemberkasan, polisi juga terus menelusuri jaringan FG. Ada dugaan, FG memiliki jaringan yang kuat dan tergabung dalam penjahat lintas provinsi. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional