Menu

Dishub Sumbar di Tengah Pandemi Covid-19, Tetap Laksanakan Pembangunan Fisik

  Dibaca : 367 kali
Dishub Sumbar di Tengah Pandemi Covid-19, Tetap Laksanakan Pembangunan Fisik
Dishub Sumbar di Tengah Pandemi Covid-19, Tetap Laksanakan Pembangunan Fisik

PADANG, METRO
Walaupun, sepanjang tahun 2020, diwarnai pandemie Covid-19, namun Dinas Perhubungan (Dishub) Sumbar tetap melaksanakan program kegiatan yang telah direncanakan sebelumnya. Kegiatan tersebut didanai melalui dana APBD dan APBN. “Di antaranya kegiatan sektor laut, darat dan udara, baik yang dananya yang bersumber dari APBD dan APBN,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumbar Heri Nofiardi SE MM, Rabu (16/12).

Heri didampingi Kabid Lalu Lintas Pembinaan Keselamatan (LLPK) Era Oktaviandi danKasi Lalin Elfis menyebutkan, Seksi yang meliputi Lalu Lintas, Pengenalian Operasional dan Pembinaan Keselamatan, telah melaksanakan kegiatan tahun 2020 di antaranya, pemakaian kendaraan Derek. Hal ini untuk mengantisipasi dan menekan kemecetan lalu lintas akibat kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Hal ini merupakan permintaan masyarakat dengan biaya Rp30 ribu perkilometer.

Kemudian pemeriksaan light kendaraan dengan tujuan kendaraan layak jalan dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu terhitung pada 1 Januari 2021 mendatang regulasi buku Keur tidak berlaku lagi tetapi akan menerapkan sistem BLUE (bukti lulus uji elektronik)

Heri yang didampingi Plt Kabid Pelayaran Syamsuriani menambahkan, di sektor pelayaran telah melakukan pembinaan pelabuhan, penyusunan dokumen lingkungan pelabuhan Tua Pejat Mentawai.Hal ini untuk pengembangan pelabuhan Tua Pejat tahun 2018 RIP (rencana induk pengembangan), tahun 2019 penyusunan DED, Selain pengawsan ASDP dan perintis.

Dikatakan Heri, program kegiatan tahun 2020 Dishub telah mengejewantahkan kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan pungsi (Tupoksinya). Hal itu meliputi kegiatan APBD di sektor darat, pengawasan dan penertiban jalur darat. Serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat bagaimana masyarakat memahami tentang UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Darat.

“Kemudian monitoring daerah rawan kecelakaan dan jalan di daerah yang rawan longsor. Selain itu bersama Balai Jalan juga melakukan pengawasan kendaraan terhadap ODOL (over dimensi, over loud). Sektor angkutan juga sudah memasang fasilitas keselamatan (Faskes) rambu-rambu marka jalan di beberapa daerah kabupaten dan kota, seperti di Sijunjung dan Solok,” ujar Heri.

Sedangkan di sektor laut Dishub membangun beberapa dermaga yang dananya bersumber dari APBN. Sedangkan, dana APBD untuk melakukan kajiannya. Yakni, pembangunan dermaga Bungus yang baru yang dilaksanakan selama dua tahap. Selain itu juga perbaikan Pelabuhan Bungus yang lama.

Selain itu juga dapat kucuran dana untuk pembanguan reaktivasi jalur kereta api (KA) dari Nareh Pariaman ke Sungai Limau sepanjang lebih kurang 7 kilometer. Sekarang program ini dalam upaya sosialisasi terhadap masyarakat. Kemudian progres pembangunan Stasiun KA Pulo Aie Kota Padang sudah rampung hanya tinggal lagi untuk operasional Januari 2021 depan.

Kemudian pembangunan pelabuhan Tua Pejat Mentawai dan Pelabuhan Bajau Mentawai. Serta perpanjangan landasan bandara Rokot Mentawai yang pembangunannya dilaksanakan dua tahap dilaksanakan tahun 2020 – 2021. Pembangunan bandara ini didanai APBN senilai lebih kurang Rp 500 miliar, sehingga bandara ini sudah bisa didarati pesawat ATR.

Lalu, pemasangan Faskes di jalan nasional yang ada di Sumbar, yang kegiatannya dilaksanakan Balai Jalan Wilayah V, seperti jalan Batusnagkar. Juga pembangunan terminal type A yang berada di Anak Aie Koto Tangah Kota Padang, yang direncanakan tahun ini siap dan dioperasikan tahun 2021 mentang.

Namun, karena dampak pandemi Covid-19 ini memang tak terbantahkan anggaran di Dishub Sumbar terjadi 3 kali recofusing. Sehingga, realisasi pembangunan hanya mencapai sasaran sekitar 40 persen. Akan tetapi dengan kegiatan APBN selama 2020 ini bisa membuka peluang kerja dan pendapatan masyarakat akan meningkat serta transaksi bakal berjalan.

Penanganan dan Penanggulangan Covid-19
Di samping pembangunan fisik, sepanjang tahun 2020 Dishub Sumbar juga melaksankan kegiatan non fisi. Kegiatan ini meliputi kegiatan dalam penangana dan penanggulangan wabah non alam Covid-19. Seperti melakukan sosialisasi upaya sosial distancing, pembagian masker dan operasi yustisi Perda AKB (adaptasi kehidupan baru).

Selain itu melakukan monitoring ke Kabupaten dan kota di Sumbar soal kepatuhan masyarakat terhadap mencegah penyebaran Covid-19. Selain itu Dishun juga membantuk kegiatan MTQ Nasional XXVII terutama dalam hal transportasi. Di antaranya, dalam melayani tamu peserta secara nasional. (boy)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional