Menu

Diserahkan oleh Gubernur Sumbar, Nelayan Terima Bantuan Mesin Tempel dan Motor Roda Tiga

  Dibaca : 92 kali
Diserahkan oleh Gubernur Sumbar, Nelayan Terima Bantuan Mesin Tempel dan Motor Roda Tiga
BANTUAN MESIN TEMPEL— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat menyerahkan bantuan berupa 224 unit mesin tempel 15 PK dan 10 unit Sarana Pemasaran Bergerak (SPG) berupa motor roda tiga di halaman kantor  DKP Provinsi Sumbar, Minggu (12/9).

JATI, METRO–Nelayan yang tergabung dalam kelompok pengelolaan pemasaran di Kota Padang mendapatkan bantuan be­rupa 224 unit mesin tempel 15 PK dan 10 unit Sarana Pe­masaran Bergerak (SPG) be­rupa motor roda tiga. Bantuan tersebut berasal dari Pemprov Sumbar.

“Bantuan ini untuk mem­­­bantu meningkatkan pen­da­patan nelayan, se­hingga perekonomian juga terang­kat,” kata Gubernur Sum­bar, Mahyeldi An­sha­rullah, saat me­nyerahkan ban­tuan tersebut di ha­la­man Kantor  Dinas Ke­lautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumbar, Minggu (12/9).

Mahyeldi mengatakan, dengan mesin tempel 15 PK area jelajah nelayan akan lebih jauh. Sehingga ke­mung­kinan untuk men­da­patkan ikan juga menjadi lebih besar.

Dengan demikian, nela­yan bisa mendapatkan peng­­­hasilan yang lebih baik. Sehingga mampu me­ningkatkan pere­konomian masyarakat nelayan.

Sementara sepeda mo­­tor roda tiga digunakan untuk menjual produk peri­kanan hasil penangkapan dari kelompok ke konsu­men. Sehingga masya­ra­kat juga akan men­da­pat­kan ikan yang masih se­gar.

Ia berharap bantuan tersebut bisa dimanfaat­kan sebaik-baiknya, se­hing­ga nantinya bisa di­tam­bah dengan bantuan yang lain.

Pimpinan DPRD Sum­bar, Suwirpen Suaib me­nga­takan, masih banyak nelayan yang termasuk ke dalam ma­syarakat eko­nomi lemah. Karena itu dibu­tuhkan dorongan dari pe­merintah untuk mening­kat­kan kesejahteraannya.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah, dengan mem­beri­kan bantuan yang bisa di­manfaatkan oleh nelayan un­tuk meningkatkan kese­jah­teraan keluarganya.

Sementara itu Kepala DKP Sumbar, Dr.Ir.­Des­niarti, MM me­nye­but ada aturan harus diingat oleh nelayan dalam peman­faa­tan bantuan tersebut.

Bantuan tersebut tidak di­perbolehkan untuk di­alih­kan kepemilikan ke­pada orang lain. Jika di kemu­dian hari diketahui ada pe­ralihan ke­pe­mi­li­kan ma­­ka akan ada sanksi yang di­berikan kepada ke­lompok.

Alat yang dibantu ter­sebut juga wajib untuk di­manfaatkan. Jika tidak di­man­faatkan selama satu bulan berturut-turut ban­tuan tersebut juga bisa di­tarik kembali untuk dise­rah­kan kepada kelompok lain.

Ia menyebut untuk ban­tuan yang diserahkan, selu­ruh mesin tempel diperun­tukkan bagi nelayan Kota Padang, sementara untuk motor, delapan unit untuk kelompok di Padang dan dua unit untuk daerah lain di Sumbar. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional