Close

Diseleksi DPMTSP, Delapan Peserta Ikuti Pelatihan Berbasis Kompetensi di Banten

SELEKSI— Peserta yang mengikuti seleksi serta sosialisasi Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) boarding yang difasilitasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP), Kamis (16/6), di Aula Senja Kenangan, Kelurahan Bukit Surungan.

PDG.PANJANG, METRO–Sebanyak 32 peserta mengikuti seleksi serta sosialisasi Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) boar­ding yang difasilitasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP), Kamis (16/6), di Aula Senja Kenangan, Kelurahan Bukit Surungan. Delapan peserta yang terpilih nantinya akan me­ngikuti pelatihan operator listrik industri dan plat welder SMAW 3G (teknik las) selama 40 hari oleh Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BB­PVP) Serang, Provinsi Banten.

Kepala BBPVP Serang, Aan Subhan, S.Pd dalam kesempatan ini menyebutkan, PBK gelombang ketiga tahun 2022 ini menyediakan kuota sedikit sekali.

“Kita bersyukur de­ng­an kuota yang sangat terbatas, Kota Padang Panjang berkesempatan me­ngirim delapan orang peserta,” ucapnya.

Kendati demikian, pihaknya akan berupaya merekrut kembali peserta dari Kota Padang Panjang di tahun depan dengan jumlah kuota yang lebih banyak, apabila delapan peserta yang dikirim ini memiliki performa yang bagus selama mengikuti pelatihan.

Diungkapkannya, da­lam PBK ini, pihaknya akan menyediakan berbagai fasilitas untuk semua kebutuhan peserta. Mulai dari transportasi, penginapan, konsumsi, laundry, safety shoes sampai sarana olah­raga. “Ikuti seleksi dengan sungguh-sungguh. Bagi yang terpilih nanti, agar dapat memanfaatkan pe­latihan tersebut

untuk menambah ilmu. Mudah-mudahan setelah pelatihan, dengan kompetensi yang dimiliki, ada industri di sini yang bisa menerima,” harapnya.

Kepala DPMPTSP, Ewasoska, S.H menyebutkan, program ini merupakan buah dari upaya DPMTSP untuk mendapatkan kuota bagi warga kota agar bisa mendapatkan PBK melalui permohonan ke BBPVP sebelumnya. “Untuk seleksi ini, kita telah menyosia­lisasikan ke semua kelurahan sampai Group WhatsApp RT yang ada di Kota Padang Panjang. Kita berharap program ini, betul-betul diikuti orang-orang yang ingin mempergu­na­kan kompetensi ini untuk masa depannya,” ujar Ewa.

Dijelaskannya, program ini merupakan salah satu upaya Pemko dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Padang Panjang. Ke depan, pihak­nya akan terus berupaya dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak lainnya agar bisa menda­pat kuota untuk pelatihan kerja. “Ada tes tertulis dan wawancara dalam seleksi ini. Delapan peserta terpi­lih, empat orang akan me­ngikuti pelatihan operator listrik industri dan empat orang lagi mengikuti pelatihan plat welder SMAW 3G,” jelasnya.

Sementara itu, sebagai pemateri dalam sosialisasi ini, Koordinator Penyelengaraan dan Pemberdayaan BBPVP Serang, Chairuka Dewi, M.Si, dan Sub Koordinator Bidang Pemberdayaan BBPVP, Sa­yikto, M.Si. (rmd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top