Close

Disdukcapil Pesisir Selatan Berikan Tips Jika Penggunaan NIK Bermasalah saat Vaksin

Disdukcapil Pesisir Selatan membantui warga memberikan informasi dalam pengurusan NIK bermasalah.

PESSEL, METRO–Banyaknya laporan da­ri penduduk tentang permasalahan penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada saat vak­sin, Disdukcapil Pesisir Selatan berikan beberapa tips.

Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Eva­fauza Yuliasman, Rabu (3/11), mengatakan, dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pesisir Selatan adalah merupakan unsur pelaksana urusan peme­rintahan di bidang admi­nistrasi kependudukan dan pencatatan sipil yang mem­punyai tugas pokok membantu Bupati Pesisir Selatan melaksanakan u­ru­san pemerintahan dan tugas perbantuan bidang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil. Demikian dikatakan Sementara  itu menurutnya terkait NIK.

Karena itu, Disdukcapil Pesisir Selatan memberikan beberapa tips jika ada permasalahan pada saat penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) ketika vaksin.

Pertama, periksa NIK yang akan dilaporkan bermasalah tersebut, apakah tercatat di Sistem Informasi Administrasi Kependu­dukan (SIAK) pada Disdukcapil Pesisir Selatan dan apakah sama dengan  NIK di KTP elektronik dan KK.

Kedua, jika NIK tersebut tercatat status aktif di sistem SIAK dan sesuai dengan KTP elektronik dan KK namun tidak online di sistem Vaksin, penduduk harus melaporkan secara mandiri ke layanan pengaduan data di https://bit.ly/pengaduan_­kon­so­lidasi_data atau SMS ke no 0895 1814 8487 dg format NIK, nama lengkap dan apa masalah data?

Ketiga, jika ada laporan NIK sudah digunakan o­­rang  lain untuk vaksin, maka Disdukcapil dan Unit Kerja Layanan kecamatan tidak bisa memberikan solusi penyelesaiannya secara langsung. Penduduk bisa melaporkan hal tersebut melalui layanan pe­ngaduan Kementerian Ke­sehatan.

Keempat, jika ada ma­syarakat yang tidak mampu untuk melaporkan sen­diri masalah NIK ke layanan pengaduan, maka diwajibkan kepada semua untuk membantu melaporkannya dari nomor handph­one penduduk tersebut.

“Kita meminta agar masyarakat menyebar luaskan alamat link/nomor layanan pengaduan data tersebut secara luas termasuk dengan pihak pus­kesmas, pemerintah kecamatan, polsek, dan koramil  di wilayah kerja masing-masing,” harapnya.(rio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top