Menu

Disdukcapil Lahirkan 24 Inovasi Pelayanan Warga

  Dibaca : 489 kali
Disdukcapil Lahirkan 24 Inovasi Pelayanan Warga
REKAM KTP—Kegiatan rekam cetak KTP-el di kantor Wali Nagari Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo,dipantau Kadisdukcapil Solsel, Efi Yandri

SOLSEL, METRO
Dalam meningkatkan pelayanan dokumen/administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Solok Selatan terus lahirkan inovasi. Tercatat mulai dari 2015 hingga 2020 ini telah melahirkan 24 program inovasi. Hal ini menurut Kadisduk Capil Solsel Epi Yandri, MSi dalam rangka mendukung kelengkapan administrasi kependudukan masyarakat di kabupaten berjuluk Nagari Saribu Rumah Gadang itu.

Meski sudah berupaya melakukan 24 macam inovasi, Efi Yandri sepertinya, belum berhenti disitu saja. Saat ini masih terbesit keinginan untuk adanya aplikasi online di instansi yang dipimpinnya tersebut dalam memanjakan atau memudahkan masyarakat dalam mengurus segala macam administrasi kependudukan.

“Inovasi yang kita hadirkan semata hanya untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan dan pencatatan sipil. Namun, masih ada imipian saya dalam membuat aplikasi online yang bisa memudahkan masyarakat, namun sampai saat ini belum bisa terwujud,” kata Efi Yandri, kemarin.

Efi Yandri mengatakan, impiannya terhadap Disdukcapil Solsel memiliki punya aplikasi online bukan tidak beralasan. Pasalnya, aplikasi online dalam pelayanan dokumen administrasi kependudukan disebabkan kondisi geografis kabupaten ini yang cukup luas.”Apabila aplikasi ada, maka akan memudahkan masyarakat sehingga tidak terkendala lagi jarak yang jauh dari pelosok kabupaten menuju pusat ibukota. Bisa diakses dimana saja asalkan memiliki jaringan internet,” ujar Efi Yandri.

Menurutnya, biaya untuk pembuatan aplikasi online tersebut tidak memakan biaya yang besar, hanya berkisar Rp60 juta – Rp70 juta, akan tetapi sangat efisien dan efektif dalam pelayanan. “Kami sudah berupaya untuk diakomodir melalui anggaran 2021, tetapi belum bisa terkabul,” kata Efi Yandri.

Efi Yandri menegaskan, di Sumbar. Disdukcapil Solsel merupakan salah satu yang berprestasi terkait pelayanan. “Sesuai instruksi Dirjen Dukcapil, kita mempersiapkan grand design pelayanan untuk mendapatkan reputasi baik ditengah masyarakat. Ini yang menjadi motivasi Kami,” beber Efi Yandri.

Efi Yandri mengatakan, dengan semangat motivasi tersebut, pihaknya meneruskan semangat kepada jajaran dan seluruh petugas Disdukcapil Solsel. Kemudian, inovasi yang melakukan kerjasama dengan BPS dan satu-satunya di Indonesia. “BPS, Ketika sensus penduduk 2020, masyarakat yang didatangi petugas sensus menanyakan terkait catatan pelaporan kematian, berdasarkan itu terbit akte kematian 3.100 orang, ditemukan warga yang belum melaporkan terkait kematian keluarga,” ujar Efi Yandri.

Terakhir, inovasi perekaman KTP- elektronik secara jemput bola terhadap masyarakat yang berkebutuhan khusus, lansia dan sakit. “Kami kunjungi “door to door”, juga pernah merekam ke RS HB Sanin di Padang,” katanya.

Saat melakukan perekaman KTP El program Malala (Malayani Lansia), Untuk menyukseskan Pilkada dan supaya semua orang bisa menyalurkan hak pilihnya kemarin Kantor Disdukcapil Solsel masih membuka layanan rekam dan cetak KTP elektronik mulai pukul 08.30 WIB sampai 13.00 WIB.

Disdukcapil berkeinginan memiliki aplikasi yang menudahkan masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan dari jarak jauh tanpa datang ke kekantor. Dengan aplikasi masyarakat bisa di rumah saja dan Capil mengirimnya ke email sehingga bisa mengurangi tatap muka,” ujar Efi Yandri. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional