Close

Disdukcapil Kota Solok Luncurkan Inovasi Sajak

LAYANAN ADMINDUK— Staf Disdukcapil Kota Solok langsung menemui masyarakat untuk memberikan layanan adminduk dalam inovasi Sajak. (solokkota.go.id)

SOLOK, METRO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Solok galakkan kegiatan jemput bola dokumen kependudukan dengan melibatkan seluruh staf Disdukcapil. Hingga Kamis (30/5) lalu, sebanyal 783 dokumen kependudukan diurus oleh Disdukcapil.

Pencapaian yang terbilang melebihi target ini berkat inovasi Sajak, yaitu singkatan dari Sistem Ajak Keluarga. Inovasi yang baru saja diluncurkan ini terbilang sangat efektif dalam menggenjot semangat warga dalam kepemilikan dokumen kependudukan.

Kadisdukcapil Kota Solok, Syaiful A mengatakan, Sajak merupakan inovasi dalam rangka mewujudkan pelayanan adminduk yang menyenangkan bagi masyarakat. Dimana perubahan paradigma pelayanan dari bureaucratic base yang rumit bisa menjadi pelayanan yang berorientasi kepada pelanggan atau costumer base.

“Siapa yang bisa menyangkal bahwa keluarga adalah tempat yang paling menyenangkan, dan dari sinilah munculnya embrio pemikiran untuk menghadirkan pelayanan dengan rasa kekeluargaan. Bahkan tidak saja menghadirkan suasana pelayanan seperti di keluarga sendiri, namun ini juga ungkapan kongkrit dari inovasi Sajak dimaksud,” ujarnya.

Artinya terang Syaiful, seluruh ASN yang tergabung dalam Disdukcapil Kota Solok memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan adminduk di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Jika pelayanan adminduk pada tahun sebelumnya fokus pelayanan jemput bola seputar penerbitan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el), Kartu Identitas Anak (KIA), dan Kartu Keluarga (KK), maka pada tahun ini fokus layanan adalah pada penerbitan akta kelahiran untuk anak usia nol sampai delapan belas tahun,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa pada edaran Dirjen Dukcapil Nomor 472.11/2822/Dukcapil tanggal 12 April 2019 tentang pelayanan pencatatan sipil, disebutkan bahwa pelayanan akta pencatatan sipil dilakukan untuk semua usia. Ke depannya diharapkan kesadaran masyarakat akan kepemilikan dokumen kependudukan tetap terjaga. (vko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top