Menu

Disdukcapil Komit Tingkatkan Pencatatan Kelahiran dan Kematian

  Dibaca : 47 kali
Disdukcapil Komit Tingkatkan Pencatatan Kelahiran dan Kematian

PADANGPARIAMAN, METRO – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Padangpariaman Muhammad Fadhly menyatakan dinasnya berkomitmen meningkatkan pencatatan kelahiran dan kematian berdasarkan penyebab penyakit.

“Pencatatan ini memberikan manfaat bagi dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Kesehatan,” kata Kepala Disdukcapil Padangpariaman Muhammad Fadhly.

Dalam mewujudkan komitmen ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Padangpariaman sekarang melakukan bimbingan teknis kepada 25 orang pengelola kesehatan Ibu dan anak (KIA) disetiap puskesmas di Kabupaten Padangpariaman.

“Bimbingan teknis yang diberikan terkait dengan inovasi yang telah dibangun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang diberi nama Sistem Pelaporan Kelahiran dan Kematian (Sipakem),” ungkapnya.

Katanya, SiPakem adalah bagian dari sistem e-Life, sebuah sistem yang sedang dirancang untuk pencatatan data semua aspek kehidupan masyarakat Padangpariaman berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada hubungannya dengan program-program pemerintah.

“Pencatatan kelahiran dan kematian dengan penyebab penyakit menjadi bagian dari PS2H (Pencatatan Sipil dan Statistik Hayati) yang harus didukung oleh semua pihak. Disdukcapil dalam hal ini mendukung pendataan berbasiskan Nomor Induk Kependudukan,” jelasnya.

Pada kesempatan sekarang katanya, sebanyak 25 pengelola KIA dan staf Dinas Kesehatan Kabupaten Padangpariaman mendapatkan bimtek tentang penggunaan aplikasi SiPakem.

Aplikasi ini mencakup proses input pelaporan kelahiran dan kematian dan saat ini juga dikembangkan untuk pengisian data kohort ibu yang merupakan catatan mulai usia kehamilan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Padangpariaman Yutiardi sangat mendukung program ini, dimana akan memudahkan pekerjaan petugas kesehatan di nagari dengan menggunakan aplikasi.

“Saat ini petugas kita masih bekerja secara manual menggunakan kertas, dengan aplikasi ini akan lebih mudah dan cepat,” jelas Yutiardi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padangpariaman.

Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil terus mengembangkan berbagai aplikasi yang memanfaatkan data dalam pelayanan publik. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional