Menu

Disdik Siapkan Regulasi Sekolah Aman Covid-19

  Dibaca : 442 kali
Disdik Siapkan Regulasi Sekolah Aman Covid-19
Habibul Fuadi

AIAPACAH, METRO
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang sedang mempersiapkan regulasi terkait sekolah aman Covid-19. Tujuannya agar pelajar tak ikut terjangkit virus mematikan ini.

“Kita sedang siapkan regulasinya. Nantinya setiap sekolah akan menerapkan aturan ini setiap hari,” sebut Kadisdik Kota Padang, Habibul Fuadi dalam diseminasi informasi media center melalui aplikasi zoom, Rabu (3/6).

Ia menjelaskan, aturan ini nantinya tetap mengacu pada protokol Covid-19 yang sedang diberlakukan. Yakni, pakai masker, cuci tangan. Selain itu, setiap pelajar akan diperiksa suhu tubuh sebelum masuk kelas. “Intinya kita tetap mengacu pada protokol Covid-19. Pihak sekolah juga diminta menyediakan sarana dan prasarana pendukungnya,” tandas Habibul.

Habibul mengatakan, untuk jadwal kapan sekolah akan dimulai lagi, pihaknya masih menunggu informasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) serta disesuaikan dengan kondisi wilayah yang ada.

Saat ini terangnya, tengah mengerucut rekomendasi yaitu jika sekolah dibuka kembali akan diterapkan sistem dua sesi. Yaitu pagi dan siang karena jumlah siswa yang ada dalam kelas dibatasi hanya 16 orang dalam rangka pembatasan fisik.

Kemudian jam belajar juga dikurangi 50 persen dari kondisi normal dan sisanya di rumah melalui pembelajaran jarak jauh dari rumah. “Untuk pembelajaran dari rumah dalam bentuk tugas mandiri yang dikerjakan di rumah sebagaimana sudah dilaksanakan saat ini,” ujar mantan kepala BKPSDM ini.

Kapan sekolah akan dimulai, ia menyampaikan akan dilakukan pembahasan lebih lanjut dan dapat saja di satu kecamatan sudah bisa dilaksanakan namun kecamatan lain belum memungkinkan dibuka. “Kapan sekolah dibuka ada syaratnya kapan belajar di rumah ada ketentuannya,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Azwar Siry menyarankan kepada Pemko Padang untuk mempersiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan di sekolah-sekolah sebelum kembali dibuka. Ini dimaksudkan, agar saat proses belajar tatap muka tidak terjadi penyebaran Covid-19. “Disdik harus surati kepala sekolah untuk penyediaan tempat cuci tangan dan alat pengukur suhu,” ujar Azwar.

Selain itu terang Azwar, regulasi dalam proses belajar dan mengajar (PBM) juga harus dirancang dengan baik. Jangan sampai sekolah dibuka namun setelah itu peserta didik banyak terpapar Covid-19. “Kita mencontohkan PBM di sekolah digelar pershift dan lain sebagainya,” tukas Azwar.

Kemudian ungkap Azwar, Disdik Padang diminta menanti edaran pusat dalam pembukaan sekolah. Serta melihat situasi, apakah layak dilakukan PBM seperti biasanya. Jangan Disdik berjalan sendiri tanpa mengkaji apa yang terjadi sesudah ini. (tin/ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional