Menu

Disdik Perpanjang Pendaftaran Offline SMP, 12 Sekolah masih Kekurangan Siswa

  Dibaca : 77 kali
Disdik Perpanjang Pendaftaran Offline SMP, 12 Sekolah masih Kekurangan Siswa
Ilustrasi PPDB Online

AZIZ CHAN, METRO – Kabar gembira bagi peserta didik baru yang masih gagal mendapatkan sekolah negeri. Pasalnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang memutuskan untuk memberikan kesempatan kepada sekolah agar melakukan pendaftaran secara offline bagi sekolah yang belum terpenuhi kuotanya.

Keputusan ini sesuai dengan imbauan Ombudsman Sumbar agar Disdik menggelar kembali pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP Negeri untuk mengisi bangku kosong. Tujuannya, agar semua kuota terisi secara transparan dan akuntable.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Barlius mengatakan, Disdik memberikan kesempatan bagi calon peserta didik untuk bisa mendaftar di sekolah negeri. Ini dalam rangka menindaklanjuti imbauan Ombudsman sebagai upaya memenuhi bangku kosong di sekolah tersebut.

“Ini kan kita dalam rangka mengikuti saran Ombudsman, cuma yang bisa kita lakukan pendaftaran offline oleh sekolah masing-masing karena dalam Perwako aturan PPDB online hanya sampai dua tahap saja,” kata Barlius kepada POSMETRO, Rabu (10/7).

Jika dilakukan tahap tiga, kata Barlius, maka tidak ada dasar hukum yang kuat untuk membuka kembali pendaftaran PPDB secara online untuk mengisi bangku kosong ini. Sebab, pendaftaran online hanya bisa dilakukan sampai tahap 2 dan ini sudah ditutup maka tidak bisa dibuka kembali.

“Jadi solusi kita untuk memenuhi bangku kosong ini, besok (Kamis (11/7)) mulai jam 8 pagi dibuka pendaftaran dengan langsung ke sekolah. Jadi masyarakat boleh mendaftar tapi tidak boleh lintas zona, yang diutamakan dalam zona setelah itu direngking lagi nilai peserta didik ini,” jelas Barlius.

Menurut Barlius, mayoritas sekolah dalam hal ini adalah SMP yang kuota kursi penerimaan siswa baru tidak terpenuhi merupakan sekolah di kawasan pinggiran. Berdasarkan data sementara yang dikantongi oleh dinas, sekolah yang kuotanya masih banyak tidak terpenuhi yakni SMP Negeri 19 Padang.

“Rata-rata yang belum terpenuhi kuotanya ini sekolah agak terluar dari kota, seperti SMP 19 di Bungus masih kosong 63 kursi lagi, SMP 36. Yang terdata jumlah bangku kosong ini sampai ratusan,” sebut mantan Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan tanpa merinci sekolah itu.
Masih adanya bangku kosong di sekolah negeri, beber Barlius, karena banyak siswa yang tidak daftar ulang. Salah satunya, calon peserta didik ini diterima SMP Negeri lain yang lokasinya lebih dekat dengan rumah dan alasan lain. Akibatnya, calon siswa meninggalkan pilihan sekolah yang pertama dan masuk ke sekolah pilihan kedua.

“Bangku kosong itu alasannya karena peserta tidak daftar ulang sebab mereka dapat di sekolah lain. Ada yang dapat di MTsN, dan di luar kota,” ungkap Barlius.

Saat ditanya dugaan kecurangan dalam PPDB offline, Barlius mengklaim sangat sulit dilakukan. Sebab, pihaknya melalukan pengawasan yang ketat, serta terus berupaya dalam penuhan bangku kosong di sekolah. Dia juga meminta kepada masyarakat untuk percaya sepenuhnya kepada panitia dalam proses penerimaan PPDB.

“Sulit dilakukan, karena kita terus berupaya bagaimana sekolah yang masih kosong ini bisa terpenuhi. Selain itu, imbauan kita kepada orang tua siswa jangan mudah terguir bila ada yang menawarkan bisa membantu meloloskan karena itu dipastikan adalah oknum,” tukas Barlius.

Sebelumnya, Ombudsman Sumbar mengimbau Disdik Padang supaya menggelar kembali pendaftaran PPDB SMP Kota Padang untuk mengisi bangku yang masih banyak kosong.

“Kita imbau supaya Disdik membuka kembali pendaftaran PPDB untuk mengisi bangku kosong di SMP di Padang,” ujar Plt Kepala Ombudsman Sumbar, Adel Wahidi.

Adel menyebutkan berdasarkan laporan 32 orangtua ke Ombudsman ditemukan masih banyak bangku kosong hampir di semua SMP di Kota Padang.

Sementara berdasarkan website psb.diknaskotapadang.id, pada Selasa (9/7), terdapat 12 sekolah yang belum memenuhi kuota. Totalnya, sekitar 403 bangku masih kosong. (mil)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional