Close

Disdik DKI Buka Suara, Heboh Isu Siswi Dipaksa Pakai Jilbab

JILBAB—Siswi berjilbab dan yang tidak di sebuah sekolah negeri.

JAKARTA, METRO–Kepala Bidang Humas Dinas Pendidikan DKI J­a­karta Taga Radja Gah menjawab kabar ada siswi se­kolah negeri di ibu kota dipaksa memakai jilbab.  Pemaksaan pakai jilbab itu diduga terjadi di dua se­kolah negeri di Jakarta Barat, yakni satu SD negeri di Tambora dan SMP negeri di kawasan Kebon Jeruk.

Menurut Taga, isu ter­sebut hanya kesalahpahaman. Guru sekolah tersebut dinilai hanya meminta siswi memakai jilbab saat kegiatan agama Islam.“Ini tolong konfirmasi, kalau cerita saya salah tolong konfirmasi. Itu ada (kegiatan) baca Al-Qur’an sebaiknya menggunakan hijab. Itu yang saya dengar, tetapi tidak ada pemaksaan atau ke­wa­jiban,­” kata Taga saat dihubungi pada Rabu (3/8).

Taga membantah bahwa siswi dipaksa menggunakan jilbab untuk seluruh kegiatan sekolah. “Enggak dipermasalahkan, e­n­g­­gak ada yang memaksakan. Dipaksa-paksa begitu, enggak ada,” ucapnya.

Dia menyebut Disdik DKI Jakarta sudah mengeluarkan imbauan terhadap seluruh sekolah agar jangan memaksa siswi pakai hijab. Hal itu tertuang da­lam Peraturan Gubernur Provinsi Daerah DKI Jakarta Nomor 178 Tahun 2014 Tentang Pakaian Seragam Sekolah dalam pasal 20 berbunyi.

Ketentuan itu berbunyi; “Penggunaan pakaian seragam khas sekolah bercirikan sekolah SMP/SMPLB oleh peserta didik putri atau pakaian seragam khas se­kolah bercirikan sekolah SMP/SMPLB khas muslimah sebagaimana dimaksud pada Ayat 1 sesuai dengan agama, keyakinan, dan keterpanggilan peserta didik yang bersangkutan,”.

 Artinya, kata Taga, seharusnya tidak ada pemaksaan siswi untuk mengenakan jilbab maupun pakaian muslimah. “Setelah itu lang­sung semua secara serentak, baik SD, SMP, dan SMA, ada imbauan kepada semua kepala sekolah agar tidak ada pemaksaan, ada pakaian itu diatur da­lam regulasinya,” tuturnya.

Sebelumnya, Anggota DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah menerima laporan dari para orang tua murid yang berkeberatan anak perempuannya diwajibkan mengenakan jilbab.  Ima mengatakan ada dua sekolah negeri di Jakarta Barat yang diduga memaksa siswi untuk berhijab, yakni satu SD negeri di Tambora dan SMP negeri di kawasan Kebon Jeruk.  “Saya mendapatkan laporan dari beberapa orang tua bahwa ada sekolah negeri yang mewajibkan memakai baju panjang bahkan memaksakan memakai hijab,” kata Ima. (mcr4/jpnn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top