Menu

Disambar Petir Kilang Padi Terbakar, 50 Ton Gabah dan Beras Ludes

  Dibaca : 160 kali
Disambar Petir Kilang Padi Terbakar, 50 Ton Gabah dan Beras Ludes
KEBAKARAN— Petugas Damkar melakukan penyemprotan air untuk memadamkan api yang membakar kilang padi milik Fachru Rozi.

LIMAPULUH KOTA, METRO
Masyarakat Jorong Paninjauan, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Bukit Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota, tiba-tiba dibuat panik melihat kobaran api yang membakar satu unit kilang padi, Rabu (22/7) sekitar pukul 20.00 WIB.

Diduga, kebakaran kilang padi milik Fachru Rozi (43) diakibatkan sambaran petir. Pasalnya, sebelum terjadi kebakaran, bunyi gemuruh dan petir sahut-sahutan menggelegar lalu menghanguskan kilang padi beserta isinya. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materi cukup besar lebih kurang Rp 500 juta.

Sebab, di dalam kilang itu ada sekitar 50 ton beras dan gabah hangus terbakar bersama bangunan. Meski warga sekitar bahu membahu mencoba menjinakkan kobaran api yang membesar dengan alat seadanya, tetapi api dengan cepat menyebar dan meludekan bangunan kilang padi beserta isinya. Terlihat, mobil Damkar milik Kabupaten Limapuluh Kota berjibaku memadamkan api.

Kapolsek Suliki, Iptu Rika Susanto mengatakan, mendapat kabar kejadian kebakaran, pihaknya langsung turun ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan, kebakaran itu diketahui pemilik kilang padi setelah mendapat kabar dari Ngulu Bosa melalui sambungan selular. Setelah itu, pemilik langsung ke lokasi.

“Bangunan dan isinya berupa padi dan beras sekitar 50 ton ikut hangus terbakar. Yang mana dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian lebih kurang Rp 500 juta. Kita masih dalami penyebab kebakaran. Namun, dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, diduga akibat disambar petir,” ungkap AKP Rika Susanto.

Terpisah, Kepala Dinas Damkar Kabupaten Limapuluh Kota, Alfian menyampaikan ada dua unit Mobil Damkar dari posko Mungka dan Suliki yang turun langsung ke lokasi untuk memadamkan api yang membakar kilang padi milik Fachru Rozi.

“Dalam proses pemadaman, kita tidak menemukan kendala. Tetapi, ketika kita tiba di lokasi, sebagian besar bangunan sudah habis terbakar. Di dalam kilang itu, berisi padi dan beras yang jumlahnya sangat banyak. Hampir satu jam pemadaman, api baru bisa dipadamkan,” pungkas Alfian. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional