Close

Dirreskrimum Polda Sumbar Gelar Vaksinasi Massal di Universitas Baiturrahmah, Melebihi Target 2 Ribu Orang, Semua Peserta dapat Sembako

HADIRI—Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, didampingi Dirreskrimum Polda Sumbar Kombes Pol Imam Kabut Sariadi tinjau vaksinasi massal di Universitas Baiturrahmah.

PADANG, METRO–Direktorat Reskrim Umum Polda Sumbar (Ditreskrimum) bersama Universitas Baiturrahmah menggelar vaksinasi massal dengan menyasar kelompok disabilitas di Kampus Jalan By Pass, Jumat (12/11).  “Target kita pada vaksinasi massal ini seba­nyak 2000 orang. Namun, warga yang datang melebihi dari target yang kita tentukan,” kata Direktur Reskrim Umum Polda Sumbar, Kombes Pol Imam Kabut Sariadi.

Kombes Pol Imam menuturkan, dari 2000 target warga yang akan divaksinasi ini, pihaknya menyasar kelompok disabilitas, remaja, warga produktif dan masyarakat umum. Khusus warga disabilitas, pihaknya telah membentuk kantong-kantong massa dan dikumpulkan satu lokasi dan dijemput petugas untuk dibawa ke Universitas Baiturrahmah.

“Kantong-kantong massanya sudah ada, dan kita kumpulkan di kantor kelurahan, lalu petugas menjemputnya dan dibawa ke lokasi vaksin, setelah itu kita antar lagi ke rumah mereka masing-masing,” ujar Imam.

Selain memberikan pelayanan vaksinasi massal kepada warga, pihaknya juga memberikan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada warga yang telah mendapatkan vaksin. “Kita berikan paket sembako dan doorprize untuk menarik warga untuk bisa datang melakukan vaksin,” katanya.

Tidak hanya memberikan sembako dan menyediakan doorprize gebya vaksinasi massal ini juga memberikan reward kepada vaksinator yang telah menjadi garda terdepan dalam percepatan vaksinasi. “Dengan men­dapatkan vaksin bisa membentuk herd immunity di kelompok ma­syarakat. Kepada warga ma­syarakat yang sudah divaksin tetap disiplin dan patuh pada protokol kesehatan (prokes) seperti 5M,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Baiturrahmah, Musliar Ka­sim, mengatakan, ývaksinasi massal ini diperuntukkan untuk masyarakat umum. Pihaknya membantu Sumbar untuk bisa menambah jumlah capaian vaksinasi.

“Kalau untuk Civitas Akademika Baiturrahmah itu sudah 95 persen telah divaksin, karena kami wajibkan semua mahasiswa, do­sen dan tenaga pendidikan harus divaksin,” kata Musliar Kasim.

Musliar Kasim mengatakan, diwajibkan seluruh mahasiswa, dosen dan tenaga pendidikan untuk divaksin, dikarenakan Senin depan, kuliah tatap muka diberlakukan.

“Jadi siapa yang tidak divaksin tidak boleh masuk kampus. Akhirnya, seluruh mahasiswa dan dosen melakukan vaksin. Jadi kita tidak hanya memikirkan lingkungan kita saja, makanya kita gelar vaksinasi massal ini untuk masyarakat umum,” ujar Musliar Kasim. (rgr

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top