Menu

Dipolisikan Atas Dugaan Tindak Pidana UU ITE, Polda Sumbar Panggil Bupati Solok Epyardi Asda, Suharizal: Bupati Solok Bakal Hadir

  Dibaca : 536 kali
Dipolisikan Atas Dugaan Tindak Pidana UU ITE, Polda Sumbar Panggil Bupati Solok Epyardi Asda, Suharizal: Bupati Solok Bakal Hadir
Epyardi Asda

PADANG, METRO-Direktorat Reserse Kri­minal Khusus (Ditres­krim­sus) Polda Sum­bar me­lakukan pemang­gilan ter­hadap Bupati Solok, Epyardi Asda, terkait laporan Ketua DPRD Kabupaten So­lok, Do­di Hendra atas atas dugaan tindak pidana UU ITE dan pence­ma­ran nama baik.

Berdasarkan bo­coran surat yang didapatkan media ini, selain Epyardi Asda, Polisi juga memanggil Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra. Pemanggilan itu dijadwalkan pada Selasa (7/9), dengan agenda mediasi.

Kombes Pol Satake Bayu
Kabid Humas Polda Sumbar

Kabid Humas Polda Sum­bar, Kombes Pol Satake Bayu memebanarkan adanya pe­manggilan tersebut. Sesuai informasi dari Ditreskrim­sus, memang pemanggilan pihak pelapor dan terlapor untuk melakukan mediasi.

“Benar. Penyidik me­manggil Bupati Solok, Epyar­di Asda  pada Selasa (7/9) untuk mediasi dengan pela­por Ketua DPRD Solok, Dodi Hendra. Kalau nanti­nya da­lam mediasi tidak mene­mu­kan kesepakatan berda­mai, maka proses perkara akan dilanjutkan,” kata Kombes Pol Satake Bayu, Sabtu (4/9).

Menurut Kombes Pol Satake Bayu, pihaknya belum bisa memastikan terkait datang atau tidak­nya Bupati Solok Epyardi Asda maupun Ketua DPRD Solok Dodi Hendra dalam mediasi tersebut.

“Yang jelas, penyidik sudah memberikan surat pemanggilan kepada pihak pelapor dan terlapor. Da­tang atau tidak, sejauh ini kita belum mendapatkan informasi lebih dari m­e­reka,” ungkap Kombes Pol Satake Bayu.

Sebelumnya, Kombes Pol Satake Bayu mene­gas­kan, Ditreskrimsus se­jauh ini masih terus mem­proses laporan Ketua DP­RD Ka­bupaten Solok, Dodi Hen­dra terhadap Bupati Solok Epy­ardi Asda terkait dugaan tindak pidana UU ITE dan pencemaran na­ma baik.

“Dalam proses pe­nye­lidikan, penyidik sudah memintai keterangan dari dua orang saksi ter­masuk pelapor dan saksi ahli. Se­lain itu, penyidik juga me­mintai keterangan dari admin WAG Tukang Ota Paten Top 100 dan juga saksi-sakai lainnyai,” ung­kap Kombes Pol Satake Bayu, Jumat (13/8).

Bupati Solok Bakal Hadir

Sementara, Dr Suha­rizal selaku Kuasa Hukum Epyardi Asda mengatakan, kliennya bukan dipanggil, melainkan diundang oleh pihak Ditreskrimsus Polda Sumbar untuk mengikuti mediasi dengan pihak pe­lapor Dodi Hendra.

“Jadi bukan dipanggil, tapi diundang. Kita meng­apresiasi Polda yang su­dah menjadwalkan mem­per­temukan kedua belah pihak untuk mediasi. Dari pihak kita tentunya akan datang sesuai undangan tersebut,” ungkap Suha­rizal saat dikonfirmasi war­tawan, Sabtu (4/9). (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional