Menu

Dipanggil Polisi Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Pokir, Ilham Maulana kembali Mangkir karena Kunker

  Dibaca : 88 kali
Dipanggil Polisi Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Pokir, Ilham Maulana kembali Mangkir karena Kunker
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Ilham Maulana kembali tidak memenuhi panggilan penyidik tindak pidana korupsi.

PADANG, METRO–Wakil Ketua DPRD Kota Pa­dang Ilham Maulana kem­ba­li tidak memenuhi pang­gi­lan penyidik tindak pidana ko­rupsi (Tipidkor) Satreskrim Polresta Padang untuk dimin­tai keterangan terkait du­gaan pe­nyelewengan dana pokok pi­kiran (pokir) bantuan sosial (bansos) Covid-19 tahun anggaran 2020.

Rencananya, Ilham Ma­ulana bakal diperiksa di Polresta Padang pada Se­nin (14/6). Namun, Ilham Maulana sudah mengi­rim­kan surat pengajuan pe­ngunduran jadwal peme­rik­saan dengan alasan se­dang melakukan kunjungan kerja ke luar provinsi.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fer­nanda mengatakan, pihak­nya telah menerima surat pengajuan pengunduran jadwal pemeriksaan dari Wakil Ketua DPRD Padang Ilham Maulana. Dalam surat dikirim ke penyidik, yang bersangkutan bera­lasan tidak bisa datang karena melakukan kunju­ngan kerja ke Yogyakarta.

“Kami akan kembali mengatur jadwal ulang pemeriksaan dan saya ter­lebih dahulu berkoordinasi dengan penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Kalau kasus ini sudah naik ke penyidikan yang ber­sangkutan wajib datang, sekarang masih penye­lidikan dan alasan yang bersangkutan tidak datang, juga jelas. Kami juga tidak bisa menga­tur,”ujarnya, Senin (14/6).

Dari surat Ilham Mau­lana yang diterima, tertulis bahwa sesuai jadwal badan musyarawah DPRD Kota Padang tanggal 30 April 2021, surat perintah tugas Ketua DPRD Kota Padang dan surat perintah per­jalanan dinas.

Terhitung pada 13-17 Juni 2021, pimpinan dan anggota DPRD Padang yang tergabung dalam Pansus II pembahasan ranperda per­­tanggung­jawaban pelak­sanaan APBD tahun ang­garan 2020, melaksanakan perjalanan dinas ke luar provinsi Sumbar.

“Maka dengan ini, saya Ilham Maulana sebagai Koordinator Pansus II me­minta maaf belum dapat memenuhi undangan ba­pak untuk menyampaikan keterangan di Polresta,” pernyataan Ilham Maula­na dalam surat te­r­sebut.

Sebelumnya, Ilham Mau­­lana awalnya dijad­walkan memberikan klari­fikasi pada Jumat (11/6). Namun Ketua DPC Partai Demokrat Padang ini tidak hadir, dikabarkan yang bersangkutan sedang sakit.

Kasus ini sebelumnya mencuat dari laporan ma­syarakat sejak dua bulan yang lalu. Kompol Rico Fer­nanda mengatakan, dana pokir diperuntukkan untuk bansos covid-19 yang dise­lidiki anggaran tahun 2020.

“Kerugian negara didu­ga ratusan juta, lagi kami klarifikasi, kami pastikan perbuatan itu terjadi apa tidak. Kami masih dalam proses penyelidikan. Kami telah meminta keterangan 100 lebih orang saksi ter­kait dana ini,”ungkap Rico. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional