Menu

Dinkes dan BPOM Sidak di Pasar Batusangkar, Petugas Temukan Produk Kedaluwarsa

  Dibaca : 113 kali
Dinkes dan BPOM Sidak di Pasar Batusangkar, Petugas Temukan Produk Kedaluwarsa
SIDAK— Tim Sidak Pemkab Tanahdatar yang terdiri dari Dinkes dan BPOM serta SKPD terkait melakukan Sidak ke Pasar Batusangkar Tanahdatar. (chandra antoni/posmetro)

TANAHDATAR, METRO – Tim gabungan menemukan bahan makanan kedaluwarsa ketika melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Batusangkar, Senin (13/5). Sidak dilakukan Tim Terpadu Pemkab Tanahdatar yang melibatkan instansi terkait dan BPOM.

“Beberapa bumbu penyedap makanan, kosmetik, biskuit, minuman dan obat-obatan seperti jamu,” Kata Kadis Kesehatan Tanahdatar Yesrita Zedrianis di Batusangkar.

Temuan tersebut di temukan di salah satu Swalayan di Jalan Utama Soekarno-Hatta  dan sejumlah toko rempah-rempah di Pasar Serikat C Batusangkar dan langsung dilakukan pemusnahan di lokasi. Ia mengaku, telah memberikan teguran dan peringatan bagi pemilik swalayan dan pedagang toko di daerah itu untuk tidak lagi menjual produk kedaluwarsa.

Ia mengimbau, seluruh masyarakat  tetap jeli dalam membeli makanan termasuk penganan untuk makanan saat berbuka puasa yang mengandung zat berbahaya atau yang sudah lewat batas pemakaian nya.

“Kami tidak memberikan sanksi atas penemuan ini dan hanya diberikan peringatan saja bagi pemilik swalayan dan pedagang toko untuk memperhatikan batas kadaluarsanya,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi,  Perindustrian dan Perdangangan Marwan mengatakan, Sidak ini dilakukan tim gabungan dari Dinas Kesehatan, BPOM dari Padang, Dinas Pangan, Polres, Jaksa, Pol-PP, Koperindag dan Dinas Pasar. “Kita langsung mengecek makanan higienis atau tidak yang dijual pada masyarakat. Dan kenaikan harga bahan pokok pada bulan Ramadhan serta memantau lonjakan harga, persiapan kita menghadapi lebaran,” Katanya.

Pihaknya juga akan melakukan peninjauan pasar di nagari-nagari untuk memastikan harga bahan pokok stabil di daerah itu selama Ramadhan. Ia, akan menindaklanjuti jika ditemukan pedagang nakal yang menimbun barang. Sehingga membuat harga barang naik dan terjadi kelangkaan di pasaran.

“Hal itu dilakukan untuk menekan kenaikan harga pangan dan menjaga stabilitas harga serta kesehatan masyarakat saat di bulan Ramadhan,” ujarnya. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional