Menu

Dinilai Sukses saat PSBB, Pemkab Inhil Belajar ke Padang

  Dibaca : 327 kali
Dinilai Sukses saat PSBB, Pemkab Inhil Belajar ke Padang
DISKUSI— Kasatpol PP Padang, Alfiadi terlihat berdiskusi dengan rombongan dari Pemkab Inhil, Kamis (2/7).

TAN MALAKA, METRO
Dinilai sukses dalam penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), rombongan dari Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, belajar ke Satpol PP Padang. Rombongan terdiri dari tujuh orang dari Satpol PP dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Inhil, Ferryandi.

Mereka disambut langsung oleh Kasatpol PP Padang, Alfiadi di ruangannya, Kamis (2/7). Selanjutnya rombongan ini menyampaikan bahwa maksud tujuan yaitu untuk mengetahui bagaimana cara Pemko Padang bisa sukses memutus rantai penularan virus corona. Terutama Satpol PP sebagai garda terdepan dalam penegakan peraturan terutama terhadap pencegahan Covid-19.

“Kita lihat Pemko Padang, khususnya Satpol PP bergerak cepat dalam memutus rantai penularan. Tentu hal ini kita harus belajar ke Satpol PP Padang terkait untuk aturan dan payung hukumnya,” ungkap Ferryandi.

Kepala Bagian (Kabid) Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Satpol PP Indragiri Hilir, Hatta yang juga menjabat sebagai Plt. Kasatpol PP Inhil menjelaskan bahwa sampai saat ini dalam penindakan terhadap pelanggaran kepada aturan pencegahan penularan Covid-19 di daerahnya agak susah diterapkan.

Hal ini terang Hatta, karena di Riau, khususnya Inhil, belum ada sanksi atau aturan terkait payung hukum dalam pengawasan penerapan pencegahan Covid-19. “Kita susah melakukan penindakan terhadap pelanggaran aturan Covid-19 karena belum ada payung hukum,” paparnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Padang, Alfiadi mengatakan bahwa untuk penanganan masalah Covid-19 di Kota Padang, seluruh elemen di Pemko Padang bekerja sama untuk memutus rantai penularan. Hal ini sesuai dengan legalitas yang mengatur aturan tersebut yaitu Pemko Padang melahirkan Perwako yang mengatur bagaimana pelaksanaan kehidupan ditengah pandemi Covid-19.

Selain itu terang Alfiadi, dalam Perwako itu juga ada sanksi bagi pelangarnya. Perwako ini ke depan akan dijadikan Perda yang telah diajukan ke DPRD. “Berawal Maret yang lalu, Pemko Padang telah mengupayakan kebijakan dari Walikota untuk memutus rantai penularan dari semua aspek dan bidang, begitu juga kedepan dalam penerapan pola hidup baru Perwako tersebut sedang diajukan menjadi Perda,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Alfiadi mengucapkan terima kasih atas dipilihnya Satpol PP Padang untuk kunjungan kerja serta tempat belajar terkait penanganan Covid-19. Ia berharap kerja sama dan silaturahmi ini terus terjalin ke depannya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional