Menu

Dinilai Cukup Kuat Menahan Tsunami, Penanaman Pohon di Pantai harus Digencar

  Dibaca : 294 kali
Dinilai Cukup Kuat Menahan Tsunami, Penanaman Pohon di Pantai harus Digencar
Ilustrasi

SUDIRMAN, METRO – Sumbar rawan diterjang tsunami. Ancaman tersebut bersumber dari gempa segmen Megathrust Mentawai yang diprediksi para ahli berkekuatan 8,8 Skala Richter (SR). Mengantisipasi bencana itu, pemerintah daerah diimbau gencar menanam pohon atau vegetasi di bibir pantai. Vegetasi dinilai sangat jitu menahan terjangan ombak.

Imbauan itu disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo saat menghadiri Rakor Mitigasi dan Penanganan Bencana Gempa dan Tsunami bersama Kepala BNPB, Kepala BMKG dan Gubernur di Aula Kantor Gubernur Sumbar, belum lama ini.

Doni menjelaskan, musibah tsunami di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten menjadi pelajaran berharga. Dia mencontohkan, saat tsunami menerjang, kawasan yang tak memiliki vegetasi hancur total. Sebaliknya, kawasan pesisir pantai yang ditumbuhi pohon kerusakannya tak terlalu parah.

“Ini membuktikan jika tanaman vegetasi ini cukup kuat menahan terjangan tsunami. Kita mengimbau pemerintah daerah menggalakkan penanaman pohon. Sebab pohon-pohon di tepi pantai bisa melindungi kita, melindungi anak cucu dan generasi mendatang dari dampak tsunami,” ujar Doni.

Menurut Doni, pihaknya sudah banyak menggelar sosialisasi penanaman pohon di pantai. Tujuannya, mengajak pemerintah dan masyarakat peduli dengan antisipasi bahaya tsunami. Sebab, menanam pohon ini menjadi penghalang yang sangat kuat dari terjangan tsunami.

“Harusnya, pohon diperbanyak dan dipadatkan. Sebab anggarannya jauh lebih murah dibanding membangun infrastruktur bangunan penahan tsunami,” tutur mantan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Pohon-pohon yang mempunyai kekuatan untuk menghalangi tsunami, Jenderal Bintang Tiga berdarah Minangkabau itu menyebutkan, pertama pohon cemara udang. Sebab pohon ini mampu menahan gelombang tsunami, dan bisa ditanam di sepanjang pantai barat Sumatera, terutama di Sumbar.

“Saya mendapatkan informasi itu dari Wali Kota Surabaya ibu Risma. Ini juga bisa menjadi referensi kita. Bahkan ketika saya mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, saya melihat ada vegetasi cemara udang,” ujar Doni.

Selanjutnya, Doni juga menyebutkan, pohon mangrove atau bakau yang juga sangat penting sebagai pohon pelindung dari ancaman resiko tsunami. Seperti pohon bakau di Donggala yang banyak menyelamatkan masyarakat dari tsunami. Begitu juga dengan pohon palaka, yang tingginya mencapai 40 meter.

“Jadi sudah sepatutnya kita untuk menanam pohon bakau ini sebanyak-banyaknya, tepatnya digaris tepi lautan. Dan apabila dilautan tidak ada pohon ini, maka sudah dipastikan akan lebih banyak ombak besar yang masuk kedaratan,” sebut Doni.

Lebih lanjut, Doni menambahkan, keberadaan pohon-pohon ketapang, beringin, dan juga mahoni turut memberi andil mengurangi dampak terjangan gelombang tsunami. Menurut dia, keberadaan vegetasi pada zona merah perlu dikembangkan. Sehingga efek redamnya terhadap tsunami bisa maksimal.

“Jika ada tanaman ketapang di areal tepi pantai, haruslah dijaga dan dikembangkan. Pemerintah provinsi harus tegas dan beri sanksi bagi mereka yang menebang pohon,” tukas Doni.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Pemko Padang telah melakukan penanaman pohon di pinggir pantai, seperti di Pasir Jambak, Pantai Air Manis dan sebagian ujung Muara Anai.

“Ke depan akan kita tingkatkan dan dilakukan perawatan serta pengawasan sehingga tidak ada penebangan,” bebernya.

Selain penaman pohon pelindung, Kota Padang, lanjut Mahyeldi, sejak 2009 juga digiatkan program sekolah shelter. Sebab 2/3 masyarakat di daerah itu tinggal di pinggir pantai.

“Alhamdulillah di beberapa sekolah sudah tersedia shelter kemudian di gedung pemerintah serta pasar-pasar sudah kita sediakan shelter. Ini akan kita tingkatkan ke depan,” terang Mahyeldi. (mil)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional