Close

Dinas Penanaman Modal Pessel, Target 2022 RPJM Capai Rp. 310.000.000.000

PESSEL, METRO–Majunya perekonomian suatu daerah memang tak dapat lepas dari peran investasi. Investasi menjadi hal penting karena merupakan modal utama dalam menggerakan potensi – potensi sumber daya alam yang dimiliki oleh daerah tersebut. Begitu pula dengan roda perekonomian di Kabupaten Pesisir Selatan. Kabupaten Pesisir Selatan dapat dikatakan daerah memiliki sumber daya alam cukup melimpah, baik perkebunan, pertanian, perikanan dan lainya.

Produk – produk pertanian dan perikanan Kabupaten Pesisir Selatan. Dua sektor ini cukup dominan bagi perekonian Kabupaten Pesisir Selatan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terapadu Satu Pintu, Pessel Beriskhan, S.SOS.M.Si ketika dihubungi Pos Metro, Rabu (27/7/2022) mengatakan, melihat realisasi  3 tahun terakhir yang trend nya selalu meningkat maka target tahun 2022 akan tercapai melebihi tahun 2022. Tentunya dengan memberikan fasilitas kemudahan  perizinan berusaha utk potensi2 yang ada sesuai aturan yang ada. Pembinaan dan pengawasan oleh OPD teknis akan mendukung pencapaian target ini l.

” Kita dari Dinas DPMP2TSP Pessel pada tahun 2022 memiliki target pencapaian RPJM sebesar Rp. 310.000.000.000,” tegas Kadis DPMP2TSP Pessel.

Dikatakan Beriskhan, S.SOS.M.Si, data realisasi RPJM Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terapadu Satu Pintu ( DPMP2TSP), tahun 2017 target RPJM sebesar Rp. 170.000.000.000, 2018 Rp. 180.000.000.000, 2019 Rp. 190.000.000.000, 2020 Rp. 190.000.000.000 dan 2022 Rp. 190.000.000.000.

Triwulan I  tahun 2017 nominal Rp. 6.151.650.234 prosentase 4 %, 2018 Rp. 17.564.567.857 – 10 %, 2019 Rp. 354.298.551. 899 – 186 %, 2020  152.991.534.557 –  81 % dan tahun 2021 Rp. 450.574.756.940 – 90.237 %. Triwulan II, tahun 2017 Rp.42.404.354. 318 prosentase 25 %, 2018 Rp. 116.393.519. 106 – 65 %, 2019 Rp. 2.109.015.918 – 1 %,  2020 Rp.69.516.530.353 – 37 %, dan tahun 2021 Rp. 524.921.711.516 – 276 %.

Untuk triwulan III 2017 Rp. 24.837.238.346 – 15 %, 2018 Rp. 133.958.086.962 – 74 %, 2019 Rp. 56.790.883.222 – 30 %, 2020 Rp.122. 511.150.394 – 64 % dan 2021 Rp. 479.917.737.628 – 253 %.

Triwulan IV, tahun 2017 Rp.95.543.295.926 – 56 %, 2018 Rp. 144.793.574.857 – 80 %, 2019 Rp.20.668.095.078 – 11 %, 2020 Rp. 359.616.153.433 – 189 % dan 2021 Rp. 312.339.100.713 – 164 %.

Untuk total nya,  dari tahun 2017 Rp.168.936.538.824 – 99 %, 2018 Rp.412.709.748.762 – 229%, 2019 Rp.433.866.545.317 – 228 %, 2020 Rp.704.435.368.737 – 371 % dan tahun 2021 Rp.1.767.753.342.797 – 930 %, terang dia.

Dua sektor ini cukup dominan bagi perekonian Kabupaten Pesisir Selatan, yaitu pertanian dan perikanan, Kabupaten Pesisir Selatan. ( Rio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top