Menu

Dinas Pariwisata Survei Kelayakan Jalan TdS

  Dibaca : 65 kali
Dinas Pariwisata Survei Kelayakan Jalan TdS
Dok.krjogja.com

KHATIB, METRO – Dinas Pariwisata Sumbar terus melakukan persiapan pelaksanaan balap sepeda Tour de Singkarak (TdS). Salah satunya dengan menyelesaikan Survei Rute Stage 7 di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Selasa (9/7). Survei ini juga melibatkan Tim Survei Rute TdS dari Indonesia Grand Prix yang di dampingi oleh Satuan PJR Ditlantas Polda Sumbar.

Koordinator Tim Survei, Cheppy Asep Sulaiman menyatakan, kondisi jalan untuk stage 7 di Kerinci sudah memenuhi syarat. Meskipun telah memenuhi persyaratan, namun masih perlu perbaikan minor di beberapa titik. Menurut dia, pembalap akan senang sekali menikmati suasana Kerinci dengan pemandangannya yang indah dan udaranya yang sejuk.

“Ada beberapa titik yang perlu diperbaiki, tentu penyelenggara akan memperbaikinya, apakah itu Balai Jalan atau Pemprov Jambi tergantung kewenangan. Kerinci layak dan butuh perbaikan jalan, alamnya sungguh luar biasa. Hari ini tim survei kami melanjutkan ke Stage 8 Sungai Penuh-Painan dan stage 9 Painan-Padang,” tukas Cheppy, Rabu (10/7).

Kabid Pemasaran Dinas Pariwisata Sumbar, Hendri Agung Indrianto mengatakan, keindahan di sepanjang rute Kerinci akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pembalap dan wisatawan saat TdS. Untuk itu kabupaten dan kota yang menjadi tuan rumah baik untuk start dan finish maupun keduanya, hendaknya memanfaatkan momen TdS dengan sebaik-baiknya.

“Maksimalkan kemeriahan dan gebyar TdS. Selain acara di area titik start dan finish, selenggarakan juga iven-iven penunjang sebagai warming up road to TdS dengan melibatkan masyarakat,” ajak Hendri.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Oni Yulfian mengatakan, TdS tahun 2019 ini ada lima daerah yang tidak terlibat jadi penyelenggara yakni Kabupaten Sijunjung, Padang Pariaman, Pasaman Barat dan Kota Solok serta Mentawai yang setiap tahun tidak pernah terlibat karena faktor geografis daerah.

“Walaupun lima daerah tersebut absen, akan tetapi Provinsi Jambi (Kabupaten Sungai Penuh dan Kerinci) akan ikut memeriahkan balap sepeda internasional tersebut,” Oni Yulfian.

Oni tidak mengetahui pasti kenapa Padangpariaman dan Pasaman Barat absen berturut-turut. Dia tidak mau ikut campur terlalu dalam soal itu dan mengarah untuk konfirmasi langsung kepada kepala daerah yang tidak terlibat. Dia menduga, karena faktor anggaran, sebab Padangpariaman akan terfokus pada persiapan MTQ Nasional dan Pasbar fokus penuntasan kemiskinan. (mil)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional