Close

Dinamika Pembangunan Daerah Cukup Kompleks di Kota Solok

RAMAH TAMAH— Pemerintah Kota Solok menggelar ramah tamah bersama Tim Sociopreneur ID.

SOLOK, METRO–Walikota Solok Zul Elfian menilai, kondisi daerah sudah memasuki dinamika pembangunan yang cukup kompleks sebagai dampak globalisasi. Artinya, permasalahan pembangunan yang dihadapi saat ini meski disikapi dengan bijak dengan mengacu kepada kondisi yang ada.

Di samping memenuhi kebutuhan pembangunan dari aspirasi lokal di dae­rah, Kota Solok dihadapkan juga melaksanakan kegiatan dengan target pemba­ngunan Sustainable Deve­lopment Goals (SDGs).

Ditekankan Zul Elfian, ini menjadi tantangan ter­sendiri untuk lebih dan dibutuhkan berinovasi da­lam menyusun skala prio­­ritas meningkatkan kinerja pembangunan.

Menurutnya, beberapa strategi yang perlu dicermati dalam rangka mendongkrak pembangunan daerah adalah melalui pe­ngembangan perekonomian daerah, membangun sektor-sektor unggul, serta mengoptimalkan sumberdaya lokal. “Untuk itu diperlukan pemikiran dan pemahaman positif dalam membangun konsep dan strategi pembangunan le­bih terarah, terpadu, serta bersinergi antar sektor,” ujar Zul Elfian.

Sejalan dengan sasaran pokok RPJPD dan isu strategis dalam RPJMD Teknokratik, prioritas pembangunan Kota Solok 2022 pada prinsipnya diarahkan untuk menuntaskan target pembangunan yang belum tercapai, diantaranya Pem­bangunan mental masya­rakat dengan pengamalan agama dalam kehidupan masyarakat, Pengemba­ngan UMKM, Pengemba­ngan potensi unggulan daerah, Penataan kawasan pa­sar, Peningkatan pembangunan SDM dan pela­yanan dasar.

Selanjutnya, peningkatan sarana dan prasarana olahraga, penguatan kompetensi kepemudaan, penataan infrastruktur ko­ta, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

” Kedepannya, dapat diinventarisir dan dirumuskan ragam permasalahan pembangunan, sekaligus alternatif pemecahan ma­salah berupa program yang mampu mengoptimalkan pemanfaatan potensi dan menjawab permasalahan mendesak di 2022 nanti,”  tegas Zul Elfian.

Selain itu, program stra­­tegis yang perlu di­berda­yakan dan membangkitkan partisipasi ma­syarakat, penanggula­ngan kemiskinan, membuka ke­sempatan kerja dan me­ningkatkan perekonomian ma­syarakat perlu menjadi perhatian bersama.

Demikian juga bidang urusan strategis seperti pendidikan, kesehatan, per­dagangan serta pembangunan infrastruktur juga perlu mendapat pri­o­­ritas dengan mengedepankan pemerataan dan pertumbuhan berkualitas gu­na percepatan ke­se­jahte­raan warga. (vko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top