Menu

Dilantik, Prof Ganefri Resmi Jabat Rektor UNP Periode 2020-2024

  Dibaca : 686 kali
Dilantik, Prof Ganefri Resmi Jabat Rektor UNP Periode 2020-2024
PENGAMBILAN SUMPAH— Prof Ganefri, Ph.D diambil sumpah sebagai Rektor UNP untuk periode 2020-2020 dalam kegiatan pelantikan yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Ainun Na’im secara virtual, Kamis (4/6).

PADANG, METRO
Setelah menang telak dalam pemilihan Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Periode 2020-2024, Prof Ganefri, Ph.D resmi dilantik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia yang diselenggarakan secara virtual di Auditorium UNP, Kampus Air Tawar Padang, Kamis (4/6).

Pelantikan Prof Ganefri sebagai Rektor UNP duntuk periode kedua dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Ainun Na’im. Pelantikan juga disaksikan oleh pimpinan dan anggota senat UNP dengan mematuhi prokoler kesehatan pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Prof Ainun Na’im, meminta kepada Prof Ganefri yang dilantik sebagai Rektor UNP Periode 2020-2024 untuk untuk melanjutkan program-program yang telah disusun dan dilaksanakan pada periode sebelumnya yang sejalan dengan prinsip Kampus Merdeka, agar pendidikan tinggi dapat berkembang dengan luwes dalam menghadapi tantangan zaman.

“Terdapat empat kebijakan penting Kampus Merdeka yang akan mengubah kultur pembelajaran menjadi lebih inovatif.

Pertama pembukaan program studi baru. Kedua, sistem akreditasi perguruan tinggi. Ketiga, perguruan tinggi negeri badan hukum. Dan keempat, hak belajar tiga semester diluar program studi. Khusus untuk Rektor UNP segera mengimplementasikan merdeka belajar dan kurikulum merdeka di Kampus,” kata Prof Ainun.

Selanjutnya, Prof Ainun juga meminta Rektor dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik untuk segera melakukan koordinasi internal dan penyesuaian tugas dalam rangka menyongsong kondisi kebiasaan baru (new normal) di Indonesia. Gaya hidup normal yang baru ini tentunya perlu disikapi pula dengan kebijakan dan cara kerja yang tepat sehingga visi dan misi Kemendikbud tetap dapat dicapai dalam kondisi apapun.

“Kemudian, koordinasi antara pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama serta jajaran dibawahnya bukan hanya sekedar konteks kedinasan namun juga sebagai anggota keluarga besar Kemendikbud. Kita adalah keluarga, apa yang menjadi tujuan Kementerian ini tidak mungkin dicapai tanpa partisipasi seluruh anggotanya dari jajaran pimpinan hingga para pegawai,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UNP Prof Ganefri mengucapkan terima kasih karena telah berkesempatan hadir yakni para pimpinan daerah di Sumatera Barat, pimpinan UNP, anggota senat UNP, dan beberapa pimpinan universitas di Sumatera Barat.

“Mari kita memasuki tatanan hidup baru dalam kesiapsiagaan sesuai protokoler kesehatan pada era kenormalan baru tersebut dan mengucapkan terima kasih kepada anggota senat yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin kembali di Universitas Negeri Padang,” ungkap Prof Ganefri.

Prof Ganefri menambahkan, dirinya akan melanjutkan program-program yang sudah dituangkan rencana strategis pengembangan UNP 2020-2024. Artinya, belum semua yang kita rencanakan di 2016-2020 itu memenuhi target secara keseluruhan. Oleh sebab itu, ia akan lanjutkan di periode kedua ini dengan penekanan kepada implementasi kampus merdeka dan merdeka belajar. Ini dalam rangka mendekatkan lulusan UNP kepada user (pemakai).

“Kita akan melakukan berbagai strategi dalam pengembangan kurikulum, seperti melakukan re-orientasi kurikulum terkait dengan orientasi UNP menuju merdeka belajar. Artinya, saat lulusan perguruan tinggi itu harus mempunyai keterampilan kompetensi tambahan disamping keterampilan di Prodinya. Oleh sebab itu tentu diperlukan re-orientasi daripada kurikulum, walaupun ini sifatnya optional, tetapi kita memberikan ruang kepada seluruh mahasiswa UNP untuk bisa melakukan peningkatan kompetensinya sesuai dengan fashionnya, jadi dia tidak hanya terfokus kepada kor Prodinya, tetapi diberikan ruang sekarang tiga semester itu berada di luar program studinya,” jelas Prof Ganefri.

Terkait kampus merdeka, Prof Ganefri menegaskan, UNP sedang memacu diri untuk merubah bentuk dan mentransformasi menjadi berbadan hukum dan saat ini tengah dalam proses. Karena dengan status badan hukum kita bisa dapatkan otonomi yang lebih luas, mulai dari pengelolaan akademik pelayanan akademik termasuk juga otonomi dalam pengelolaan keuangan.

“Kalau kita nanti sudah berstatus PTN-BH membuka dan menutup Prodi tidak perlu izin dari kementerian cukup melalui majelis wali amanat. Artinya kalau Prodi itu nanti dibutuhkan pasar dan jelas lulusannya akan terserap sesuai dengan kajian yang kita lakukan tentu ini akan kita buka, demikian juga yang memang sudah jenuh di pasar kerja ini akan kita tutup. Termasuk juga untuk menggali income generating lembaga sehingga beban pengelolan perguruan tinggi ini tidak hanya tertumpu kepada uang kuliah tunggal (UKT),” ujar Prof Ganefri.

Prof Ganefri menegaskan, UNP akan lebih fokus kepada internasionalisasi. Prodi-prodi di UNP akan diakreditasi secara internasional. Itu sesuai dengan visi UNP 2020-2024 dan itu dilakukan dengan mengimplementasikan dalam kampus merdeka. Pihaknya akan melanjutkan kerja sama Internasional, serta menghasilkan lulusan UNP yang berstandarkan Internasional. UNP ada dua kebijakan, fokus pada persiapan guru atau tenaga pendidikan dan pada profesional.

“Ke depan fokus menghasilkan tenaga pendidik yang profesional dan lulusan yang siap diterima lapangan kerja. Apa yang sudah dicanangkan oleh kementerian adalah sebuah peluang. Kampus merdeka itu adalah sebuah peluang untuk berinovasi sehingga ada kebebasan yang lebih luas untuk berinovasi, sehingga ada kebebasan otonomi akademik yang lebih luas, dengan ada kebebasan itulah diharapkan akan melahirkan banyak inovasi,” pungkasnya.

Pelantikan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Undangan harus mencuci tangan, menggunakan masker, sarung tangan serta suhu tubuh diukur sebelum memasuki ruangan auditorium. Di dalam ruangan, undangan duduk dengan jarak satu meter. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional