Menu

Dikurung di Sel, Tahanan Simpan Sabu dalam Alquran

  Dibaca : 240 kali
Dikurung di Sel, Tahanan Simpan Sabu dalam Alquran
SIMPAN SABU— Tahanan titipan di Polsek Padang Utara berinisial YY (38) kedapatan menyimpan sabu di dalam Alquran. Selain itu, petugas juga menyita dua unit Hp dan satu set bong.

PADANG, METRO
Salah seorang tahanan titipan Polda Sumbar di Polsek Padang Utara kepergok menyimpan narkotika jenis sabu. Parahnya, sabu sebanyak satu paket itu bisa masuk ke dalam sel tahanan dengan modus diselipkan dalam kitab suci Alquran.

Tahanan yang nekat memasukkan sabu itu diketahui berinisial YY (38). Polisi mendapati pelaku menyimpan sabu untuk dipakainya di dalam sel sebanyak satu paket, satu set bong (alat hisap sabu), dua unit handphone dan handsfree.

Informasinya, sabu itu dibeli kepada seseorang yang sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Agar sabu itu bisa masuk, si penjual kemudian memanfaatkan pengantar galon yang sudah menjadi langganan untuk kebutuhan tahanan.

Sabu tersebut kemudian dikemas dalam bingkisan plastik dan selanjutnya dibawa masuk ke dalam sel oleh pengantar galon. Setelah itu, bingkisan yang berisi sabu, handsfree, handphone diserahkan kepada pelaku YY. Namun, sayangnya pengantar galon tak mengetahui bingkisan yang diantarnya berisi sabu.

Penemuan itu dibenarkan Kapolresta Padang, AKBP Imran Amir saat diwawancarai di Mako Dipolariud Polda Sumar, Selasa siang (1/12). Terungkapnya tahanan itu menyimpan sabu sewaktu petugas Polsek Padang Utara melakukan pemeriksaan di ruang tahanan pada 26 November 2020.

“Kasus itu sudah diproses dan ditahan di Polsek Padang Utara. Dari pihak anggota kita periksa apakah ada kelalaian atau tidak. Karena ini modus baru dengan menggunakan Alquran. Ini lagi kita dalami, yang jelas barang bukti itu ditemukan dari tersangka,” ujar Imran Amir.

Ditambahkan AKBP Imran, sabu tersebut dipasok kepada tahanan di sel Polsek Padang Utara, sedangkan tahanan itu merupakan titipan dari Ditresnarkoba Polda Sumbar. Barang bukti sabu yang ditemukan ada satu paket yang diduga untuk dipakai di dalam sel.

“Tahanan ini pemain besar yang kemarin ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Sumbar. Tetapi, untuk penahanannyadititip ke kita (Polresta Padang) tahanannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjenpol Toni mengatakan, modus-modus seperti itu terus dilakukan oleh para pelaku, termasuk ke sel tahanan polisi. Oleh sebab itu, pihaknya terus mengembangkan kasus tersebut.

“Makanya, sudah ada sanksi hukuman pada anggota kita yang bertugas saat itu, tetapi di satu sisi kita juga mengembangkan kasus ini karena ini menjadi modus-modus mereka untuk terus menggunakan narkotika dan bahkan berkomunikasi dengan para pelaku yang lain,” ucap Toni.

Irjen Pol Toni menegaskan, pihakanya akan memberikan sanksi kepada anggota melalui mekanisme tertentu. Apakah dalam kasus ini ada atau tidak indikasi keterlibatan atau kelalaian dari anggota Polri, tentunya harus melalui pemeriksaan.

“Kalau lalai nanti anggota bisa dikenakan sanksi displin, kalau ada keterlibatan, kesengajaan meloloskan sabu ini, pasti ada sanksi tersendiri. Kita lihat dilevel, karena level mana yang bertanggung-jawab di sana,” ungkap Irjen Pol Toni.

Irjen Pol Toni menuturkan, supaya kasus serupa tidak terjadi kembali, semua Kapolres jajaran diminta lebih memperketat penjagaan, serta memeriksa setiap orang dan bawaan yang masuk ke markas komando.

“Berdasarkan pengalaman itu, makanya kita instruksikan supaya lebih maksimal. Kita ingatkan kembali masalah itu berulang, makanya kita perlu ada sikap yang lebih rewel kepada anggota kita,” tutupnya. (r/rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional