Menu

Dikuburkan dengan Prosedur Covid-19, Biaya Pemakaman Satu Jenazah Rp 3 Juta

  Dibaca : 156 kali
Dikuburkan dengan Prosedur Covid-19, Biaya Pemakaman Satu Jenazah Rp 3 Juta
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon

AIAPACAH, METRO
Tak hanya pengobatan, Pemko Padang juga turut menangggulangi biaya pemakaman jenazah dengan prosedur Covid-19. Satu jenazah ternyata memakan biaya penguburan senilai Rp 3 juta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Mairizon mengatakan, biaya itu adalah upah petugas yang menggali kubur dan sekaligus menguburkan. Selama ini, untuk warga Kota Padang yang meninggal atau dikuburkan dengan prosedur Covid-19 tidak dimintai biaya alias gratis karena Pemko Padang yang membayarkan.

Namun bagi warga bukan ber KTP Padang terangnya, sementara mereka ingin berkubur di Padang, pihak keluarga diminta langsung membayarkannya ke petugas yang bekerja di lapangan. Pemko Padang hanya menyediakan pemakaman gratis di TPU Bungus Teluk Kabung.

“Intinya, kita sediakan pekuburannya, sementara upah petugasnya diserahkan pada pihak keluarga,” terang Mairizon dalam diseminasi informasi Media Center, Rabu (4/11).

Mairizon juga menjelaskan soal proses penguburan. Pada saat ada pasien Covid-19, maka petugas Dinas Kesehatan Kota Padang menghubungi petugas DLH. Kemudian tim penguburan yang telah dibentuk DLH menyiapkan lokasi pekuburan. Selanjutnya, petugas Dinas Kesehatan membawa jenazah ke lokasi pekuburan dan petugas DLH melakukan prosesi penguburan.

100 Jenazah
Saat ini sebut Mairizon, jumlah jenazah yang telah dimakamkan dengan prosedur Covid-19 di TPU Bungus Teluk Kabung mendekati angka 100 jenazah. Selain itu ada juga yang dikuburkan di pemakaman keluarga atau suku masing-masing dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ia mengatakan, saat ini masih ada lahan seluas 1 hektare lagi. Lahan seluas tersebut menurutnya masih bisa menampung sebanyak 1.000 jenazah lagi. “Kalau patokan kita kalau 1 hektare, masih bisa muat 1000 jenazah lagi,” sebutnya.

Namun saat ini sebut Mairizon, cukup banyak juga warga yang menguburkan jenazah keluarganya yang teridentivikasi Covid-19 di pemakaman keluarga masing-masing. “Sepanjang tak ada yang melarang ya, tak apa-apa. Yang penting tidak dekat sumber air penduduk,” tandas Mairizon.

Sebelumnya, Mairizon mengungkapkan, di masa new normal saat ini, tindakan sama tetap diberlakukan bagi korban Covid-19 atau yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Bagi masyarakat Padang yang meninggal karena Covid-19 dan yang berstatus PDP, tetap dikuburkan di lahan pekuburan khusus Covid-19 di Bungus Teluk Kabung.

“Perlakuan tetap. Bagi yang meninggal karena Covid-19 atau berstatus PDP, tetap memakai prosedur Covid-19. Kita kuburkan di TPU Bungus. Semua proses ditanggung pemerintah,” ungkapnya.

Namun, jika ada permintaan keluarga yang ingin dikuburkan di pandam pekuburan keluarga, diperbolehkan. Tapi penyelenggaraan jenazah hingga terkubur tetap sesuai SOP pemakaman Covid-19, dan pihak keluarga tak boleh ikut. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional