Close

Dikerjakan 60 Orang, Jalan Lori Lubuk Minturun Tuntas, Dana APBD, Sistem Padat Karya

PADAT KARYA— Wako Padang Hendri Septa menandatangani prasasti pembangunan infrastruktur jalan dengan padat karya di Lori Lubuk Minturun, Kototangah.

LUBUK MINTURUN, METRO–Wali Kota Padang Hendri Sep­ta melakukan penutu­pan­ pem­bangunan jalan padat karya di Lori, Kelurahan Lubuk Min­tu­run, ­Kecamatan Kototangah, Padang dengan penandatanganan pra­sasti, Jumat (15/7). Pem­bangunan infrastruktur jalan dengan padat karya ini dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Padang.

 Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Padang Dian Fakri me­ngatakan, padat karya yang telah dilaksanakan ini ber­tujuan mengurangi ang­­ka pengang­gu­ran ­ter­buka di Kota Padang.

Dibutuhkan upaya-upaya untuk meningkatkan perluasan kesempatan ker­ja.

“Salah satunya ­me­ning­­­katkan ­ penem­pa­tan  ­tenaga kerja musiman yang terserap dengan Kegiatan Padat Karya Infrastruktur di Daerah Kabupaten/Kota dengan bentuk Sub kegiatan perluasan kesempatan ker­ja.

Di samping itu juga untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar dengan dibuat jalan ini,” ujar Dian.

Dian menambah­kan, ­dasar dari pelaksanaan ini adalah berdasarkan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan DPA Dinas Tenaga Ker­ja dan Perindustrian Kota Padang Ta­hun 2022.

 Adapun tujuan dari kegiatan padat karya infrastruktur ini, Dian Fakri menyebutkan, sebagai ter­­se­dianya lapangan kerja dan usaha bagi ma­sya­ra­kat  penganggur, setengah penganggur dan  ­masyara­kat miskin, tersedianya sarana dan sarana infrastruktur sederhana sebagai pe­nun­jang kegiatan sosial eko­nomi masya­rakat.

“Kemudian adanya pen­da­patan bagi ma­sya­rakat sehingga dapat ­me­ning­katkan kesejahteraan dan menekan arus urbanisasi dari desa ke kota.

Tumbuhnya rasa ke­ber­samaan  dan gotong-royong dalam masyarakat, serta memperlancar akses menuju lahan per­ta­nian.

Banyak sekali manfaat yang bisa didapat dalam kegiatan  ini dan untuk memudahkan masya­rakat sekitar,” tuturnya

 Dian Fakri menga­ta­kan, proses pembangunan jalan ini dalam kegiatan padat karya ini sepanjang 500 meter dan lebar 3,5 meter dengan jumlah peserta terdiri dari 60 orang.

Dengan rincian 3 orang kepala tukang dan 3 orang tukang dan 54 orang pekerja.

 Hasil kegiatan yang dilaksanakan melalui infrastruktur ini ada­lah­ ­penge­rasan jalan. Keberhasilan yang dicapai ini tidak terlepas dari sifat gotong royong yang ditonjolkan oleh masyarakat atau tenaga kerja yang terlibat dalam kegiatan ini, walaupun ada uang peransang kerja (UPK)­­ yang diterima. “Kegiatan ini sangat bermamfaat bagi masyarakat me­ng­ingat selama ini ma­sya­rakat membawa hasil pertanian dengan mengu­nakan kendaraan,” katanya.

 Wali Kota Padang Hendri Septa yang juga ditunjuk untuk penandatanganan prasasti kegiatan padat karya infrastruktur di Lubuk Minturun Sungai La­reh, kegiatan padat karya infrastruktur ini merupakan suatu kegiatan pemerintah kota Padang yang bersumber dari dana APBD Pa­dang.

 “Bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dengan mengutamakan penyerapan tenaga kerja untuk menggerakkan pere­konomian masyarakat me­lalui pembangunan infrastruktur berupa pelebaran dan pengerasan jalan sepanjang 500 meter,” katanya. (ade)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top