Menu

Dikepung Warga, Maling Terjuni Sungai

  Dibaca : 1055 kali
Dikepung Warga, Maling Terjuni Sungai
REKRUTMEN—KPU Pasaman saat melakukan rekrutmen KPPS. Namun, hingga batas waktu pendaftaran kuota petugas KPPS yang dibutuhkan belum terpenuhi.
pencuri 3

ilustrasi

SOLOK, METRO–Sempat melarikan diri usai menggasak isi warung di kawasan Nagari Salayo, Andri (19), satu dari empat maling, babakbelur diamuk warga, Sabtu (14/11) dinihari. Sempat kabur, dan terjun ke sungai, namun Andri tak bisa berbuat banyak ketika tangan-tangan kekar warga menghujam ke tubuhnya. Dia dipukuli.

“Ampun. Ampun. Jan tangani awak da. Awak manyarah,” kata Andri mengiba. Bajunya basah kuyup karena kecebur sungai. Namun, nada mengiba itu tak membuat warga kasihan. Malahan, bogem mentah dilayangkan. Andri dipukuli. “Alah tu da. Aduh, sakik,” sebutnya. Namun, warga tak berhenti. Terus menghadiahinya bogem mentah.

Beruntung, petugas dari Mapolsek Kubung yang tengah melakukan patroli malam lewat dan mengamankan pelaku. Andri yang sudah penuh darah, akhirnya selamat. Nyawanya tertolong oleh polisi. ”Sudah, jangan pukuli lagi. Biar hukum yang bicara. Sekarang amankan dia,” ungkap seorang polisi.

Nyanyaknya Andri dipukuli berawal ketika dia dan tiga rekannya mengupak warung milik Azan (42). Diduga dengan melakukan pembobolan secara paksa, para pelaku berhasil masuk ke dalam warung. Tanpa diketahui korban yang kebetulan terlelap tidur, para pelaku begitu leluasa mengacak dan mengeluarkan berbagai barang yang ada di dalam warung. Bahkan para pelaku berhasil menggasak 1 unit televisi, sejumlah rokok berbagai merk, minuman kaleng dan mie instan.

Namun belum lagi para pelaku sempat membawa barang hasil curiannya, suara gaduh di dalam kedai membuat pemiliknya terbangun. Melihat isi kedainya berantakan, korban merasa curiga. Apalagi di tengah kegelapan, korban melihat sosok bayangan keluar dari dalam kedai miliknya, spontan korban berteriak minta tolong. Teriakan korban membuat warga sekitar sontak bangun. Warga yang kebetulan berada diluar rumah langsung mendekati sumber suara yang ternyata berasal dari warung milik korban.

Melihat kedatangan warga, para pelaku panik. Dengan menggunakan kendaraan roda empat jenis pikap para pelaku langsung kabur dan belum sempat menaikan hasil curiannya. Melihat pelaku kabur, warga langsung curiga dan melakukan pengejaran. Sempat terjadi kejar-kejaran antara pelaku dan warga, sesampai di batas kota, salah seorang pelaku terlihat melompat dari mobil dan terjun ke dalam sungai. Wargapun melakukan pengepungan terhadap pelaku yang akhirnya berhasil menangkap pelaku dalam keadaan basah kuyup.

Sebelum berhasil ditangkap warga, pelaku sempat bersembunyi di antara semak-semak pinggir sungai untuk mengelabui warga. Namun warga yang tidak mau kehilangan buruannya terus melakukan pencarian dengan menyisir tepian sungai. Karena tidak dapat lagi kabur, akhirnya pelaku pasrah ketika persembunyiannya diketahui warga. Karena terpancing emosi, pelaku sempat dihajar warga. Suasana ribut-ribut malam itu, menarik perhatian petugas dari Mapolsek Kubung yang tengah melakukan patroli.

Petugas pun langsung mengamankan pelaku dan meminta warga bersabar dan menyerahkan kasus tersebut kepihak berwajib. Petugas dibantu warga pun berhasil mengamankan hasil kejahatan pelaku untuk dijadikan barang bukti. Malam itu juga pelaku dan barang bukti diamankan petugas di Mapolsek Kubung. Meski rekan pelaku berhasil kabur, namun identitas mereka berhasil dikantongi petugas. ”Pelaku tertangkap warga. Tiga temannya kabur,” terang Kapolres Solok AKBP Reh Ngenana.

Dijelaskan Kapolsek Kubung AKP Amrizal, malam itu juga petugas sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur. Namun petugas kehilangan jejak. Namun demikian petugas berhasil mengantongi identitas pelaku dan terus mengembangkan kasus 363 KUHP ini. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional