Menu

Diiming-imingi akan Dinikahi Petani Terciduk “Gauli” Gadis Bawah Umur

  Dibaca : 314 kali
Diiming-imingi akan Dinikahi Petani Terciduk “Gauli” Gadis Bawah Umur
CABUL— Pelaku AS (21) diamankan jajaran Satreskrim Polres Limapuluh Kota atas kasus pencabulan anak di bawah umur.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Jalin hubungan asmara dengan gadis yang masih di bawah umur hingga kepergok melakukan per­bua­tan terlarang di dalam kamar oleh orang tua sang gadis, seorang pemuda di Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota terpak­sa harus berurusan dengan Polisi.

Meski dilakukan de­ngan suka sama suka atau senang sama senang, per­buatan yang dilakukan pe­laku berinisial AS (21) telah melanggar hukum, karena korban dengan nama sa­maran Bunga masih beru­sia 15 tahun alias anak di bawah umur dan berstatus pelajar.

Kasat Reskrim Polres Limapuluh Kota, AKP Mul­yadi mengatakan, pelaku AS sudah diamankan dan ditahan untuk menjalani proses hukum. Bahkan, kepada penyidik, pelaku mengaku sudah mela­ku­kan perbuatan terlarang tidak hanya satu kali, me­lainkan berulang kali.

“Pelaku melakukan hu­bungan layaknya suami istri di dalam kamar korban dan juga di dalam pondok belakang rumahnya. Pe­laku dan korban memang menjalin hubungan pa­caran dan dilakukan suka sama suka,” kata AKP Mul­yadi, Kamis (8/7).

Ditambahkan AKP Mul­yadi, agar korban mau melakukan aksi terlarang itu, pelaku berusaha mem­bujuk korban dan berjanji akan memberikan belanja dan keperluan lainnya bah­­kan diiming-imingi akan dinikahi oleh pelaku.

“Saat melakukan per­se­tubuhan itu, memang tidak ada paksaan atau ancaman. Hanya saja pela­ku menjanjikan akan meni­kahinya. Korban yang ter­makan bujuk rayuan pela­ku pun mau melakukannya. Aksinya, dilakukan saat kondisi dan situasi rumah dalam keadaan lengang dan sudah dilakukan sejak November 2020 lalu,” ung­kap AKP Mulyadi.

AKP Mulyadi men­je­laskan, terungkapnya ka­sus ini berawal ketika orang tua korban memergoki pelaku dan korban sedang melakukan persetubuhan di dalam kamar korban. Tak terima anaknya telah dica­buli pelaku, orang tua kor­ban pun langsung melapor ke Polres Limapuluh Kota.

“Setelah menerima la­poran orang tua korban, kita langsung melakukan penangkapan terhadap ter­sangka AS di rumah neneknya Jorong Lubuk Semato Kenagarian Sungai Antuan, Kecamatan Mung­ka pada Senin (6/7),” sebut AKP Mulyadi. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional