Menu

Diikuti Lima Pasang Calon, Pilkada Sijunjung Cenderung Kondusif

  Dibaca : 147 kali
Diikuti Lima Pasang Calon, Pilkada Sijunjung Cenderung Kondusif
KETERANGAN PERS— Ketua Bawaslu Sijunjung, Agus Hutrial Tatul didampingi Koordinator Bawaslu, Juni Wandri memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan Pilkada di Sijunjung.

SIJUNJUNG, METRO
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sijunjung, menilai situasi Pilkada Sijunjung tahun 2020 lebih sejuk dan kondusif jika dibandingkan dengan Pilkada tahun 2015 sebelumnya. Meskipun, saat ini lima pasang calon kepala daerah tengah berebut suara masyarakat Sijunjung.

Hal itu diungkapkan Ketua Bawaslu, Agus Hutrial Tatul. “Jika dibanding yang dulu (Pilkada 2015) lebih tenang yang sekarang. Karena kami melihat antar pasangan calon tidak menunjukan persaingan, secara sosial dan personal tidak, mungkin secara mental iya. Namun persaingan lebih terlihat dikalangan bawah. Sehingga gejolak lebih cenderung muncul ditengah masyarakat,” kata Tatul.

Berbeda dengan Pilkada 2015 lalu, sebanyak tiga pasang calon yang maju. Persaingan cukup ketat antara pasangan satu dengan lainnya, sehingga Bawaslu pun bekerja ekstra dalam melakukan pengawasan.

“Sekarang ada lima pasang calon. Kalau terkait pengawasan, antara lima pasangan ini tentu saja akan saling mengawasi satu sama lain. Kalau secara personal mereka tidak melihatkan persaingan, dan itu berpengaruh terhadap situasi Pilkada. Hanya saja riak-riak terjadi dikalangan masyarakat pendukung,” papar Tatul.

Dari indeks kerawanan pemilu (IKP) yang telah dirilis Bawaslu RI, bahwa Kabupaten Sijunjung termasuk daerah yang memiliki tingkat kerawanan yang tinggi dalam pelanggaran, terutama dalam hal netralitas ASN.

“Dan itu terbukti. Berdasarkan IKP, netralitas ASN sangat rawan di Sijunjung. Dan hingga kini, sebanyak tujuh kasus terkait netralitas ASN telah diproses. Kasus itupun yang mendominasi pelanggaran hingga saat ini,” jelas Tatul, didampingi komisioner Bawaslu lainnya, Riki Minarsah dan Juni Wandri.

Tahapan Pilkada saat ini merupakan momen kampanye, di mana setiap pasangan calon terus bergerak turun ke masyarakat untuk meraup dukungan suara. Sampai pada waktu pemilihan nantinya, 9 Desember menjadi momen penentu.

Bawaslu mengimbau, agar semua pihak berperan aktif dalam mensukseskan Pilkada. Saling mengawasi dan menjaga situasi tetap kondusif. “Peran dan partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan. Agar pelaksanaan Pilkada dan momen memilih pemimpin ini bisa kita sukseskan bersama,” tambah Tatul. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional