Menu

Dihipnotis Empat Remaja Agam Diculik Dibuang di Lubuk Alung Dan Harta Benda Dikuras

  Dibaca : 1214 kali
Dihipnotis Empat Remaja Agam Diculik Dibuang di Lubuk Alung Dan Harta Benda Dikuras
DICULIK— Empat remaja warga Agam yang sempat diculik dan dihpnotis oleh OTK yang dibuang di Lubuk Alung, bahagia usai dipertemukan dengan keluarganya.

AGAM, METRO – Sempat diculik oleh orang tak dikenal (OTK) dengan modus hipnotis, empat orang pelajar warga Balai Salasa, Nagari Kampuang Pinang, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam yang ini akhirnya berhasil ditemukan di kawasan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat malam (26/10).

Aksi penculikan yang dialami keempat remaja bernama Rizki Afdal (18), Haikal Akbar (14), Fadhil Maulana Akbar (19) dan Apriyandi Kurniawan (15) yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA) itu, sempat membuat masyarakat Agam geger. Tak hanya diculik, barang berharga milik keempat remaja itu seperti handphone (hp) juga raib dibawa kabur pelaku.

Keempatnya korban diturunkan oleh pelaku di Pasar Lubuk Alung dan sekitar Rumah Sakit Paru Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Selamat dari aksi penculikan, keempat pelajar itu kemudian diantarkan oleh warga  ke Polsek Lubuk Alung.

Pihak Polsek kemudian berkoordinasi dengan Polres Agam. Tak lama berselang, keempat korban dijemput oleh pihak keluarga. Sedangkan pelaku penculikan yang menggunkana mobil Honda Brio masih terus dicari oleh Polisi.

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho didampingi Kapolsek Lubuk Alung AKP Eri mengatakan pihaknya sudah menyerahkan empat remaja warga Lubuk Basung yang diduga sebagai korban penipuan dan penculikan oleh orang tak dikenal (OTK) dengan modus menanyakan dimana tempat kos dan mengimingi pekerjaan.

“Pelaku mendatangi keempat remaja itu, awalnya mengimingi akan dikasih pekerjaan. Entah apa sebabnya, tiba-tiba saja keempat korban menuruti ajakan pelaku untuk pergi dengan mobil yang dikendarai pelaku dengan alasan diberikan pekerjaan dan memberi upah,” kata AKP Eri.

AKP Eri menambahkan setelah berada di dalam mobil, pelaku meminta agar keempat korban menyerahkan hp nya dengan alasan dititip. Keempat korban  menuruti permintaan pelaku dam menyerahkan hp tersebut. Setiba di Pasar Lubuk Alung, satu dari empat anak tersebut diajak turun dari mobil bersama pelaku dengan maksud si pelaku ingin mengambil uang ke mesin ATM . Sedangkan tiga anak tersebut disuruh makan dan minum dulu.

“Satu jam setelah makan pelaku tidak balik menemui tiga anak tersebut yang sudah menunggu di dalam mobil. Kemudian, satu pelaku lain yang berada didalam mobil membawa bersama empat handphone tiga temannya tadi yang sudah dititipkan itu,” ungkap AKP Eri.

Tidak lama berselang waktu pelaku juga menurunkan anak itu di sekitar Rumah Sakit Paru Lubuk Alung dengan catatan meninggalkan empat handphone dan satu buah unit power bank. Setelah itu pelaku kabu dan korban kemudian tersadar bahwa ia sudah ditipu dengan cara mengimingi pekerjaan.

“Selanjutnya, ke empat korban diantar oleh warga ke Pos Polantas Lubuk Alung, setelah itu baru ke Polsek Lubuk Alung. Sehingga setelah dimintai keterangan, pihak Polsek Lubuk Alung langsung berkoodinasi dengan pihak Polres Agam. Akhirnya baru diketahui bahwa ada laporan keluarga yang kehilangan anak mereka,” ujar AKP Eri.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Agam, Iptu M Reza mengatakan saat keempat pelajar itu diduga diculik OTK, pihak keluarga langsung membuat laporan. Dari keterangan saksi, keempat korban dibawa menggunakan mobil dan sudah ditemukan di Lubuk Alung.

“Pelaku menggunakan mobil Brio warna hitam. Kemudian anak tersebut diturunkan di Simpang Lintas Lubuk Alung, Padang Pariaman yang kemudian diamankan di Polsek Lubuk Alung. Diperkirakan anak-anak tersebut dibawa saat dalam pengaruh hipnotis mereka tidak mengetahui apa tujuan dari orang yang identitasnya belum diketahui itu,” ungkapnya.

Iptu M. Reza menambahkan untuk menentukan apakah ini merupakan peristiwa penculikan anak perlu lagi dilakukan pendalaman terutama terhadap 4 anak-anak tersebut. Pihak Polsek Lubuk Basung dan Unit Opsnal Reskrim sedang melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan Polsek Lubuk Alung. Saat ini keempat korban tersebut sudah di kediaman masing-masing.

“Kronologis kejadian, sekira pukul 15.00 WIB telah terjadi peristiwa dugaan penculikan dan penipuan oleh dua orang yang belum diketahui identitasnya. Saat ini kita masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kedua pelaku tersebut,” pungkasnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional